kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.825   -51,00   -0,29%
  • IDX 6.268   -8,68   -0,14%
  • KOMPAS100 820   -1,28   -0,16%
  • LQ45 625   -0,32   -0,05%
  • ISSI 216   -0,64   -0,30%
  • IDX30 347   -0,17   -0,05%
  • IDXHIDIV20 431   -1,80   -0,42%
  • IDX80 94   -0,13   -0,13%
  • IDXV30 118   -0,54   -0,45%
  • IDXQ30 112   -0,22   -0,20%

Jelang Xi Jinping-Trump Bertemu, China Tegaskan 4 Garis Merah kepada AS


Rabu, 23 September 2026 / 08:53 WIB
Jelang Xi Jinping-Trump Bertemu, China Tegaskan 4 Garis Merah kepada AS
ILUSTRASI. CHINA-US-DIPLOMACY (AFP/BRENDAN SMIALOWSKI)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - China mengingatkan Amerika Serikat (AS) agar tidak melewati sejumlah "garis merah" Beijing, termasuk terkait Taiwan, hak asasi manusia, serta sistem politik dan jalur pembangunan China.

Peringatan tersebut disampaikan Duta Besar China untuk AS Xie Feng pada Rabu (23/9/2026), menjelang pertemuan Presiden China Xi Jinping dan Presiden AS Donald Trump di Washington pekan ini.

Baca Juga: Harga Minyak Brent Turun di Bawah US$100 Rabu (23/9), Pasokan Teluk Mulai Pulih

Pertemuan tersebut berlangsung ketika hubungan kedua negara masih dibayangi perselisihan dalam berbagai isu, mulai dari perdagangan hingga Taiwan.

Dalam tulisan yang dimuat di People's Daily, surat kabar resmi Partai Komunis China, Xie mengatakan pengelolaan perbedaan antara Beijing dan Washington membutuhkan itikad baik.

Ia juga mendesak AS menghentikan apa yang disebutnya sebagai upaya "mengarang alasan", seperti keamanan nasional, ketidakseimbangan ekonomi dan kerja paksa, untuk membatasi China.

"Ketika China dan AS bekerja sama, keduanya mendapatkan manfaat. Namun ketika keduanya berkonfrontasi, keduanya menderita," kata Xie.

Ia menegaskan, China memiliki empat garis merah yang tidak boleh dilanggar, yakni isu Taiwan, demokrasi dan hak asasi manusia, jalur serta sistem pembangunan, dan hak pembangunan.

Baca Juga: Sekjen PBB: Solusi Dua Negara Palestina-Israel Tak Punya Alternatif

"Kedaulatan, keamanan, dan kepentingan pembangunan China tidak dapat dilanggar, dan empat garis merah, masalah Taiwan, demokrasi dan hak asasi manusia, jalur dan sistem pembangunan, serta hak Pembangunan, tidak dapat ditantang," ujar Xie.

China, lanjut dia, tetap berkomitmen terhadap pembangunan secara damai dan berharap AS mengambil arah yang sama.

Taiwan menjadi salah satu isu paling sensitif dalam hubungan kedua negara. Beijing mengklaim Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya, sementara pemerintah di Taipei menolak klaim tersebut.

Di sisi lain, AS merupakan pemasok senjata dan pendukung internasional utama Taiwan meskipun Washington tidak memiliki hubungan diplomatik resmi dengan Taipei.

Xie mengatakan diplomasi tingkat tinggi merupakan "tangan yang stabil" dalam hubungan China-AS. Menurut dia, perbedaan antara kedua negara tidak perlu menjadi sesuatu yang ditakuti.

Baca Juga: Trump Sebut Kebebasan Akan Datang ke Kuba dalam Pidato di PBB

Pada hari yang sama, People's Daily juga menerbitkan komentar terpisah yang menyebut persepsi AS yang "keliru" terhadap China serta keengganan Washington melepaskan konsep persaingan strategis sebagai penyebab utama memburuknya hubungan kedua negara dalam beberapa tahun terakhir.

Komentar yang ditulis dengan nama pena "Zhong Sheng", yang berarti "Suara China" dan kerap digunakan untuk menyampaikan pandangan mengenai kebijakan luar negeri, meminta kedua pihak mempertahankan momentum positif dalam hubungan bilateral.

"Kedua pihak harus menghargai momentum yang menguntungkan yang telah dicapai dengan biaya besar, mempertahankan arah yang benar, dan menghilangkan gangguan," tulis komentar tersebut.

China juga meminta AS menjaga kesinambungan dan stabilitas kebijakannya, memenuhi komitmen, serta memberikan kepastian dalam hubungan bilateral.

Pertemuan Xi dan Trump di Washington menjadi bagian dari upaya kedua negara untuk mengelola hubungan yang masih diwarnai ketegangan di sektor perdagangan, keamanan, Taiwan, dan isu strategis lainnya.

Baca Juga: Trump Ancam Hancurkan Iran, Teheran Tawarkan Buka Selat Hormuz


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?

Video Terkait



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×