kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.628.000   -10.000   -0,38%
  • USD/IDR 17.855   89,00   0,50%
  • IDX 6.385   -56,43   -0,88%
  • KOMPAS100 835   -7,46   -0,89%
  • LQ45 634   -5,96   -0,93%
  • ISSI 222   -3,01   -1,34%
  • IDX30 353   -3,37   -0,95%
  • IDXHIDIV20 440   -4,01   -0,90%
  • IDX80 95   -0,92   -0,95%
  • IDXV30 121   -0,86   -0,71%
  • IDXQ30 114   -1,28   -1,12%

China Pecat Dua Jenderal Senior Jelang Pertemuan Xi Jinping-Trump


Senin, 21 September 2026 / 19:12 WIB
China Pecat Dua Jenderal Senior Jelang Pertemuan Xi Jinping-Trump
ILUSTRASI. CHINA/ (POOL via REUTERS/IORI SAGISAWA)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - China memecat dua pejabat militer senior, Zhang Youxia dan Liu Zhenli, dari Partai Komunis China (PKC) dan militer setelah keduanya dituduh melakukan pelanggaran disiplin dan hukum serius.

Melansir Reuters, Kantor berita resmi China, Xinhua, melaporkan pada Senin (21/9/2026) bahwa Zhang dan Liu dituduh melakukan ketidaksetiaan terhadap partai, korupsi, kelalaian tugas, serta pelanggaran disiplin lainnya.

Baca Juga: Harga Emas Turun Tertekan Dolar AS dan Aksi Ambil Untung

Zhang sebelumnya menjabat Wakil Ketua Komisi Militer Pusat (CMC), badan tertinggi yang mengendalikan militer China, dan merupakan salah satu pejabat militer yang dianggap dekat dengan Presiden Xi Jinping.

Sementara itu, Liu merupakan anggota CMC sekaligus Kepala Departemen Staf Gabungan CMC.

Keduanya menjadi sasaran penyelidikan yang diumumkan pada Januari lalu dan kemudian dicopot dari CMC negara pada akhir Agustus.

Menurut dokumen resmi yang dikutip Xinhua, Zhang dan Liu disebut telah melanggar disiplin politik dan aturan politik, membentuk kelompok serta faksi, dan menunjukkan sikap tidak loyal serta tidak jujur kepada partai.

Keduanya juga dituduh menyalahgunakan jabatan dan memperkaya diri melalui praktik korupsi.

Baca Juga: Houthi Kuasai Wilayah Strategis Yaman, Ekspor Minyak Saudi Terancam Terganggu

Pemerintah China menyebut pelanggaran yang dilakukan memiliki nilai ekonomi sangat besar dan berdampak serius.

Pembersihan di tubuh militer tersebut merupakan bagian dari kampanye pemberantasan korupsi yang telah digencarkan Xi sejak 2012. Militer menjadi salah satu institusi yang menjadi sasaran utama dalam kampanye tersebut.

Keluarnya pengumuman ini juga terjadi menjelang agenda diplomatik penting China. Xi dijadwalkan melakukan perjalanan ke Amerika Serikat untuk bertemu Presiden Donald Trump.

Pertemuan tersebut berlangsung hanya beberapa pekan sebelum agenda penting Partai Komunis China pada Oktober yang membahas tata kelola dan disiplin internal partai.

Zhang sebelumnya juga merupakan anggota Politbiro, salah satu struktur elite Partai Komunis China. Ia termasuk sedikit pejabat senior militer China yang memiliki pengalaman tempur.

Baca Juga: Penjualan Robot Humanoid Global Capai 7.000 Unit, Bakal Melonjak Tahun 2030

Pemecatan dua pejabat senior tersebut menambah daftar penindakan terhadap elite militer China dalam beberapa tahun terakhir, sekaligus menunjukkan berlanjutnya upaya Beijing memperketat disiplin dan kontrol politik di tubuh Tentara Pembebasan Rakyat (PLA).


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×