Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - Nilai tukar rupiah dan peso Filipina menjadi mata uang Asia dengan pelemahan terdalam terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Senin (26/10/2026), di tengah pergerakan mata uang kawasan yang cenderung terbatas.
Mengutip data Reuters pada pukul 02.11 GMT, rupiah berada di level Rp 18.087 per dolar AS, melemah 0,26% dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp 18.040 per dolar AS.
Sementara itu, peso Filipina turun 0,36% ke level 63,788 per dolar AS dari posisi sebelumnya 63,561 per dolar AS. Pelemahan kedua mata uang tersebut menjadi yang terdalam di antara sejumlah mata uang Asia yang tercantum dalam data Reuters.
Baca Juga: Dolar AS Melemah Senin (26/10), Pasar Menanti Keputusan Lima Bank Sentral Pekan Ini
Secara kumulatif sepanjang 2026, rupiah telah melemah 7,83% dibandingkan posisi akhir 2025 di level Rp 16.670 per dolar AS.
Angka tersebut sedikit lebih besar dibandingkan depresiasi peso Filipina yang mencapai 7,82% dari level 58,800 per dolar AS pada akhir tahun lalu.
Sejumlah mata uang Asia lainnya juga bergerak bervariasi terhadap dolar AS. Baht Thailand melemah 0,12% ke level 33,780 per dolar AS, sedangkan won Korea Selatan turun tipis 0,01% menjadi 1.323,7 per dolar AS.
Sebaliknya, yen Jepang menguat 0,09% ke level 156,720 per dolar AS. Dolar Singapura turun tipis 0,01% ke 1,278 per dolar AS, sementara ringgit Malaysia menguat 0,02% menjadi 4,082 per dolar AS.
Yuan China juga menguat tipis 0,01% ke level 6,670 per dolar AS. Adapun dolar Taiwan tercatat di level 32,508 per dolar AS, sedangkan rupee India relatif stabil di 94,940 per dolar AS.
Baca Juga: Arab Saudi Gandeng Singapura untuk Penyimpanan Minyak Mentah Mulai Semester II-2027
Secara tahunan, won Korea Selatan menjadi salah satu mata uang dengan penguatan terbesar di kawasan, yakni 8,82% terhadap dolar AS. Yuan China juga menguat 4,77%, sementara dolar Singapura naik 0,59%.
Di sisi lain, depresiasi rupiah dan peso Filipina sepanjang tahun ini masing-masing mencapai 7,83% dan 7,82%. Baht Thailand melemah 6,90%, sedangkan rupee India turun 5,34% dibandingkan posisi akhir 2025.














