kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45963,73   -4,04   -0.42%
  • EMAS1.310.000 -1,06%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Rusia Diprediksi Segera Mobilisasi Hingga 40.000 Pasukan ke Kherson, Ukraina


Senin, 31 Oktober 2022 / 13:09 WIB
Rusia Diprediksi Segera Mobilisasi Hingga 40.000 Pasukan ke Kherson, Ukraina
ILUSTRASI. Pasukan pro-Rusia berjalan di sepanjang jalan di kota pelabuhan selatan Mariupol, Ukraina, Selasa (17/5/2022). REUTERS/Alexander Ermochenko


Sumber: Kyiv Post,NHK | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - KYIV. Intelijen Ukraina meyakini Rusia akan segera memobilisasi hingga 40.000 pasukannya ke wilayah Kherson untuk menghadapi serangan Ukraina yang semakin intens.

Pasukan Ukraina pada hari Minggu (30/10) mengumumkan bahwa mereka telah berhasil memukul mundur pasukan Rusia di 10 distrik yang berada di wilayah Donetsk timur.

Mengutip NHK, puluhan ribu pasukan Rusia yang akan dikerahkan ke Kherson akan termasuk unit elit dan pasukan udara.

Baca Juga: Ukraina Sukses Rebut Kembali Kota Lyman, Pusat Logistik Vital Rusia

Pejabat intelijen Ukraina mengatakan Ukraina akan membutuhkan waktu sekitar satu bulan untuk membebaskan Kherson dari tangan Rusia.

Menteri Pertahanan Ukraina, Oleksii Reznikov, pekan lalu juga sempat menyampaikan dugaannya tentang mobilisasi pasukan Rusia ke Kherson tanpa menyebutkan jumlah.

Baru pada hari Jumat (28/10), Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina mengumumkan bahwa Rusia telah mengirim hingga 1.000 personel ke Kherson. Militer Ukraina melaporkan pasukan tersebut ditempatkan di sekitar Sungai Dnieper.

"Ada penguatan musuh di tepi kanan wilayah yang diduduki sementara di Kherson dengan tentara yang dimobilisasi berjumlah hingga 1.000 orang," kata staf umum seperti dilansir Kyiv Post.

Baca Juga: Rusia Kirim 1.000 Tentara ke Kherson saat Pertempuran Tengah Memanas

Dalam sepekan terakhir pasukan Ukraina terus mengepung Kherson dari barat dan maju ke posisi Rusia di sisi kanan Sungai Dnieper. Sayangnya, kemajuan operasi sedikit terhambat oleh cuaca yang buruk.

Selama pengepungan berlangsung, Ukraina juga berusaha mengevakuasi warga sipil yang tinggal di tepi kanan Dnieper ke tepi kiri.

Kherson jadi salah satu wilayah yang berhasil direbut Rusia sejak awal perang dimulai. Ukraina baru berhasil memukul mundur Rusia dari wilayah tersebut dalam beberapa pekan terakhir.

Hari Kamis (27/10) pekan lalu, otoritas Rusia di Kherson mengklaim telah mengevakuasi lebih dari 70.000 orang dari wilayah itu ke tempat yang lebih aman.




TERBARU

[X]
×