Sumber: Reuters | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - Beberapa wilayah Rusia masih mengalami masalah pasokan bahan bakar dan situasinya paling sulit di beberapa bagian Siberia, demikian kata Wakil Perdana Menteri Alexander Novak kepada kantor berita pada hari Sabtu.
Pihak berwenang telah memperkenalkan serangkaian langkah untuk mendukung pasar bahan bakar domestik setelah serangan drone Ukraina berulang kali terhadap kilang minyak memicu kekurangan bensin dan lonjakan harga.
Baca Juga: Brasil Tolak Visa Dua Pejabat AS Jelang Pemilu Presiden
Novak, pejabat energi utama Rusia, mengatakan kepada wartawan bahwa kondisi secara bertahap stabil, tetapi situasinya tetap "cukup sulit" di beberapa wilayah, khususnya di Siberia.
Larangan ekspor bensin akan diperpanjang hingga akhir tahun, sementara larangan ekspor diesel akan dicabut "seiring pulihnya pasar," kata Novak seperti dikutip kantor berita Interfax.
Jika diperlukan, Kazakhstan dapat memasok surplus produk minyak bumi ke Rusia, kata Novak, menurut saluran berita Vesti.
Kazakhstan mengekspor kargo bensin pertama ke Rusia pada bulan Juli, memasok sekitar 1.000 metrik ton ke salah satu wilayah Rusia tengah, kata sumber industri bulan ini.
Baca Juga: Konflik Meluas, Houthi Serang Pelabuhan Minyak Saudi di Laut Merah




