kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.059.000   35.000   1,16%
  • USD/IDR 16.960   17,00   0,10%
  • IDX 7.586   -124,85   -1,62%
  • KOMPAS100 1.060   -17,16   -1,59%
  • LQ45 776   -11,77   -1,49%
  • ISSI 267   -5,67   -2,08%
  • IDX30 410   -8,94   -2,13%
  • IDXHIDIV20 507   -8,43   -1,64%
  • IDX80 119   -2,14   -1,77%
  • IDXV30 137   -1,76   -1,26%
  • IDXQ30 133   -2,57   -1,90%

Rusia mengaku tidak tahu situasi darurat terkait partikel nuklir di laut Baltik


Senin, 29 Juni 2020 / 17:33 WIB
Rusia mengaku tidak tahu situasi darurat terkait partikel nuklir di laut Baltik
ILUSTRASI. Juru Bicara Kremlin, Dmitry Peskov mengatakan, Rusia belum diberitahu mengenai situasi darurat di Laut Baltik.


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  MOSKOW. Juru Bicara Kremlin, Dmitry Peskov mengatakan, Rusia belum diberitahu mengenai situasi darurat sehubungan dengan terdeteksinya partikel nuklir di Laut Baltik.

"Kami memiliki sistem pemantauan keselamatan tingkat radiasi yang benar-benar canggih dan tidak ada alarm darurat," kata Peskov kepada wartawan pada hari Senin (29/6) seperti dilansir Reuters.

"Kami tidak tahu sumber informasi ini," sambungnya.

Baca Juga: Rusia bantah Putin dapat memanipulasi Trump seperti memainkan biola

Sebelumnya, sebuah badan yang menjalankan jaringan sensor di seluruh dunia mengatakan pekan lalu bahwa sensor radiasi di Stockholm telah mendeteksi tingkat isotop yang lebih tinggi dari biasanya, tetapi tidak berbahaya yang dihasilkan oleh fisi nuklir.

"Mungkin dari suatu tempat di atau dekat Laut Baltik," tulis pernyataan itu.




TERBARU

[X]
×