kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Saat Pangeran Harry berkunjung ke Nepal


Senin, 21 Maret 2016 / 15:36 WIB


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KATHMANDU. Pangeran Harry dari Inggris melakukan kunjungan lima hari ke Nepal. Di hari kedua, dia mengunjungi wilayah yang diguncang gempa terhebat pada April dan Mei lalu.

Harry tiba di Kathmandu pada Sabtu (19/3) malam. Dia langsung bertemu dengan Presiden Nepal Bidya Devi Bhandari esok paginya. Menurut Juru Bicara Kensington Palace, dalam pertemuan itu, dia mendiskusikan mengenai perubahan iklim dan konservasi.

"Mereka melakukan percakapan yang luas dan bersahabat, meliputi pemulihan gempa bumi, pentingnya pariwisata, hingga perubahan iklim," jelas Jubir Kensington Palace.

Sekadar informasi, Inggris merupakan salah satu donor terbesar Nepal dengan total komitmen mencapai £70 juta untuk pembangunan pasca gempa.

Menurut data Department for International Development (DFID) Inggris, bantuan tersebut digunakan untuk membangunkan rumah bagi 250 ribu orang dalam setahun terakhir.

Selain itu, Pangeran Harry juga menemui para korban gempa yang selamat sekaligus Gurkhas yakni kelompok yang membantu upaya penyelamatan. Sekadar mengingatkan, gempa yang mengguncang Nepal menewaskan sekitar 9.000 orang.

Dalam kesempatan itu, Harry memuji warga Nepal yang disebutnya sebagai orang-orang yang tangguh dalam menghadapi bencana.

Dia juga mengunjungi para pengrajin dan pekerja paruh waktu yang tengah memperbaiki Istana Kerajaan di Patan Durbar Square. Istana ini memang mengalami kerusakan berat akibat gempa.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×