Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - Saham agensi musik K-pop asal Korea Selatan, JYP Entertainment, melonjak 10% pada perdagangan Selasa (27/10/2026).
Kenaikan ini terjadi setelah media Korea Selatan melaporkan bahwa Nexroc Group asal Jepang bersama perusahaan terkaitnya, SVCV Inc, berencana mengumumkan penawaran tender untuk mengakuisisi hingga 50% saham JYP Entertainment.
Mengutip Reuters, nilai kepemilikan 50% saham tersebut diperkirakan mencapai 700 miliar won atau sekitar US$ 528,04 juta, berdasarkan kapitalisasi pasar JYP Entertainment saat ini.
Baca Juga: Laba HSBC Melonjak 32% pada Kuartal III-2026, Siapkan Buyback US$ 1 Miliar
Namun, JYP Entertainment menyatakan belum menerima penawaran tender tersebut. Sementara itu, Nexroc Group belum memberikan komentar atas laporan tersebut hingga berita ini ditulis.
Menurut laporan Yonhap News Agency dan sejumlah media Korea Selatan, Nexroc Group dan SVCV menargetkan pembelian 25% hingga 50% saham JYP Entertainment yang telah diterbitkan.
Harga penawaran tender disebut akan memberikan premi sebesar 30% dibandingkan harga saham acuan.
Meski demikian, rencana tersebut menuai sorotan terkait aspek regulasi.
Analis independen Douglas Kim, yang menulis di Smartkarma, menilai pengumuman awal mengenai rencana penawaran tender oleh NEXROC dan SVCV bukan praktik yang lazim dan berpotensi dinyatakan ilegal oleh otoritas keuangan Korea Selatan.
Baca Juga: Harga Tembaga Menguat, Reli Saham AI dan Permintaan China Jadi Penopang
Menurut Kim, perusahaan seharusnya meluncurkan penawaran tender ketika telah memiliki dukungan pendanaan atau aset yang memadai untuk merealisasikan transaksi tersebut.
Ia juga memperingatkan bahwa penerimaan praktik pengumuman awal semacam itu dapat menciptakan preseden buruk bagi pasar saham Korea Selatan.
JYP Entertainment didirikan oleh penyanyi, penulis lagu, sekaligus produser asal Korea Selatan, Park Jin-young atau J.Y. Park.
Perusahaan ini merupakan salah satu agensi hiburan K-pop terkemuka dengan sejumlah artis populer, termasuk TWICE, Stray Kids, ITZY, dan DAY6.
Lonjakan saham JYP Entertainment mencerminkan respons pasar terhadap potensi transaksi akuisisi tersebut.
Namun, realisasi rencana pengambilalihan masih belum pasti karena JYP menyatakan belum menerima penawaran resmi, sementara aspek pendanaan dan kepatuhan terhadap regulasi turut menjadi perhatian.
Baca Juga: Pertumbuhan Laba Industri di China Naik di Tengah Kesenjangan Ekonomi














