kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

Samsung Bakal Investasi US$ 117 juta untuk Fasilitas Produksi di India Selatan


Jumat, 25 April 2025 / 20:06 WIB
ILUSTRASI. Samsung Electronics asal Korea Selatan akan menginvestasikan sebesar 10 miliar rupee atau setara US$ 117,09 juta untuk fasilitas produksi di India Selatan. REUTERS/Kim Hong-Ji/File Photo


Sumber: Reuters | Editor: Putri Werdiningsih

KONTAN.CO.ID - Samsung Electronics asal Korea Selatan akan menginvestasikan sebesar 10 miliar rupee  atau setara US$ 117,09 juta untuk fasilitas produksi di India Selatan.

Hal ini dilakukan usai pabriknya di Chennai, India menghadapi aksi protes pekerja yang melakukan mogok kerja karena penangguhan karyawan pada Februari lalu. Itu merupakan perselisihan perburuhan besar kedua disana dalam waktu kurang dari enam bulan.

Serikat pekerja berselisih dengan Samsung, menuduh perusahaan melakukan taktik penghancuran serikat pekerja. Akan tetapi, Samsung telah menyatakan bahwa mereka mematuhi semua hukum yang berlaku.

Baca Juga: LG dan Samsung Gugat Pemerintah India Terkait Penetapan Harga Limbah Elektronik

Sebelumnya pada September 2024, ratusan pekerja juga melakukan mogok kerja selama lima minggu di pabrik tersebut. Mereka menuntut upah yang lebih tinggi dan yang lebih tinggi dan pengakuan serikat pekerja sebelum produsen elektronik setuju untuk tambahan investasi perusahaan.

R.B. Rajaa, Menteri Negara Bagian Industri, Promosi Investasi dan Perdagangan India melalui plafotm media sosial X mengatakan Samsung akan menambah 100 pekerja lagi di fasilitas produksinya.

Baca Juga: Perang Tarif Trump Berkobar, Ini Kerugian yang Bakal Dialami Samsung dan Vietnam

Serikat pekerja berselisih dengan Samsung, menuduh perusahaan melakukan taktik penghancuran serikat pekerja. Akan tetapi, Samsung telah menyatakan bahwa mereka mematuhi semua hukum yang berlaku.

Saat ini Samsung mempekerjakan lebih dari 2.000 orang. Samsung tidak tidak segera menanggapi permintaan komentar terkait hal ini. Sementara Menteri Rajaa pun tidak tidak memberikan kerangka waktu untuk investasi tersebut.

Pabrik Samsung di India membuat lemari es, televisi, dan mesin cuci. Pabrik tersebut menyumbang seperlima dari penjualan Samsung atau sekitar  12 miliar ruppee pada tahun 2022-2023.




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×