kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Selandia Baru akan membuka perjalanan satu arah untuk pekerja dari negara Pasifik


Senin, 02 Agustus 2021 / 16:29 WIB
ILUSTRASI. PM Selandia Baru Jacinda Ardern.


Sumber: Channelnewsasia.com,Reuters | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - WELLINGTON. Selandia Baru akan membuka perjalanan satu arah bebas karantina bagi pekerja musiman dari Samoa, Tonga, dan Vanuatu untuk mengatasi kekurangan tenaga kerja di industri hortikultura, kata Perdana Menteri Jacinda Ardern, Senin (2/8).

Pengaturan bebas karantina diharapkan dimulai dari September, kata Ardern pada konferensi pers.

Ini hanya akan tersedia bagi pekerja yang memenuhi syarat di bawah skema Pemberi Kerja Musiman yang Diakui, yang memungkinkan sektor hortikultura merekrut tenaga kerja dari luar negeri untuk pekerjaan musiman ketika tidak ada cukup pekerja Selandia Baru.

Baca Juga: Selandia Baru berikan persetujuan sementara penggunaan vaksin COVID-19 AstraZeneca

Skema itu ditangguhkan setelah negara itu menutup perbatasannya tahun lalu karena COVID-19. "COVID telah menutup perbatasan dan Selandia Baru seperti banyak negara lain mengalami kekurangan tenaga kerja," kata Ardern.

"Kita tahu sektor pertanian kita sedang mengalami tantangan," katanya.

Ardern diperkirakan akan mengungkapkan rincian lebih lanjut minggu depan tentang bagaimana negara itu akan secara bertahap membuka kembali perbatasannya.

Selandia Baru telah berhasil menahan penyebaran virus corona di dalam perbatasannya dan tidak melaporkan kasus komunitas sejak Februari. Negara kepulauan Pasifik telah melaporkan sekitar 2.500 kasus virus corona yang dikonfirmasi dan 26 kematian terkait.

Selanjutnya: Prancis mengajak negara Pasifik Selatan untuk memerangi pengaruh maritim China




TERBARU

[X]
×