kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   6.000   0,23%
  • USD/IDR 17.945   32,00   0,18%
  • IDX 6.068   30,85   0,51%
  • KOMPAS100 781   3,84   0,49%
  • LQ45 598   2,29   0,38%
  • ISSI 211   1,01   0,48%
  • IDX30 332   1,64   0,50%
  • IDXHIDIV20 424   1,23   0,29%
  • IDX80 89   0,40   0,46%
  • IDXV30 115   0,40   0,35%
  • IDXQ30 108   0,42   0,39%

Setelah terhantam virus corona, pengiriman iPhone ke China melesat 19%


Kamis, 16 April 2020 / 20:38 WIB
ILUSTRASI. FILE PHOTO: CEO Tim Cook presents the new iPhone 11 at an Apple event at their headquarters in Cupertino, California, U.S. September 10, 2019. REUTERS/Stephen Lam/File Photo


Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian

KONTAN.CO.ID- CALIFORNIA. Ekonomi China mulai berdenyut. Bulan Maret lalu, Pengiriman perangkat iPhone ke China melonjak 19% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya atau year on year (yoy) menjadi 2,5 juta unit. 

Bloomberg pada Kamis (16/4) menghitung angka tersebut berdasarkan China Academy of Information and Communications Technology, sebuah lembaga think tank milik pemerintah. Sementara smartphone seperti Android di periode sama melorot 22% menjadi 21 juta unit.  Bulan Februari paling terdampak kebijakan lockdown Pemerintah untuk mencegah virus korona.  Walhasil, pengiriman iPhone turun lebih dari 60% yoy,  karena pabrik-pabrik tetap tutup setelah liburan liburan Tahun Baru Imlek.

Pabrik perakitan Apple di China yang  dijalankan terutama oleh Foxconn, perlahan-lahan memulai kembali operasi di Februari dan hingga Maret. Di Zhengzhou, yang dikenal sebagai iPhone City, lebih dari 200.000 pekerja telah kembali beraktivitas di akhir Maret lalu.
 




TERBARU

[X]
×