kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Setelah terhantam virus corona, pengiriman iPhone ke China melesat 19%


Kamis, 16 April 2020 / 20:38 WIB
ILUSTRASI. FILE PHOTO: CEO Tim Cook presents the new iPhone 11 at an Apple event at their headquarters in Cupertino, California, U.S. September 10, 2019. REUTERS/Stephen Lam/File Photo


Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian

KONTAN.CO.ID- CALIFORNIA. Ekonomi China mulai berdenyut. Bulan Maret lalu, Pengiriman perangkat iPhone ke China melonjak 19% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya atau year on year (yoy) menjadi 2,5 juta unit. 

Bloomberg pada Kamis (16/4) menghitung angka tersebut berdasarkan China Academy of Information and Communications Technology, sebuah lembaga think tank milik pemerintah. Sementara smartphone seperti Android di periode sama melorot 22% menjadi 21 juta unit.  Bulan Februari paling terdampak kebijakan lockdown Pemerintah untuk mencegah virus korona.  Walhasil, pengiriman iPhone turun lebih dari 60% yoy,  karena pabrik-pabrik tetap tutup setelah liburan liburan Tahun Baru Imlek.

Pabrik perakitan Apple di China yang  dijalankan terutama oleh Foxconn, perlahan-lahan memulai kembali operasi di Februari dan hingga Maret. Di Zhengzhou, yang dikenal sebagai iPhone City, lebih dari 200.000 pekerja telah kembali beraktivitas di akhir Maret lalu.
 




TERBARU

[X]
×