kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

SK Innovation Sepakat Merger Untuk Bantu Unit Baterai yang Merugi


Selasa, 27 Agustus 2024 / 13:27 WIB
ILUSTRASI. The logo of SK Innovation is seen in front of its headquarters in Seoul, South Korea, February 3, 2017. REUTERS/Kim Hong-Ji/File Photo


Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - SEOUL. Pemegang saham SK Innovation, induk perusahaan penyuling minyak dan pembuat baterai terbesar di Korea Selatan, SK On menyetujui penggabungan dengan afiliasi energi SK E&S.

Rencana penggabungan yang diumumkan bulan lalu akan menciptakan perusahaan dengan aset senilai 100 triliun won setara dengan US$ 75,35 miliar. Merger tersebut dalam upaya untuk menopang keuangan unit baterai yang merugi, SK On sehingga memiliki neraca yang lebih kuat.

Baca Juga: Korea Selatan Terapkan Disiplin Fiskal untuk Anggaran Tahun Depan

SK E&S yang tidak terdaftar mengoperasikan bisnis utilitas gas kota yang menguntungkan dan unit pembangkit listrik gas alam cair (LNG). Perusahaan ini melaporkan laba operasi sebesar 1,3 triliun won setara dengan US$ 939,37 juta pada tahun 2023 dengan penjualan sebesar 11,2 triliun won.

Pembuat baterai SK On tidak pernah menghasilkan laba sejak dipisahkan dari SK Innovation pada akhir tahun 2021. Akhir-akhir ini, perusahaan ini berjuang dengan penurunan pengiriman baterai kendaraan listrik di tengah perlambatan global dalam penjualan kendaraan listrik.

Induk perusahaan SK Innovation melaporkan laba operasi konsolidasi sebesar 1,9 triliun won pada tahun 2023, menghasilkan penjualan sebesar 77,3 triliun won.




TERBARU

[X]
×