kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Skandal China, penjualan McDonald's memburuk


Selasa, 09 September 2014 / 20:25 WIB
ILUSTRASI. Manfaat kacang hijau untuk kesehatan.


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

CHICAGO. McDonald's Corp membukukan penurunan penjualan terburuk dalam lebih dari satu dekade terakhir. Dalam pernyataan resminya hari ini, McDonald's melaporkan, penjualan pada gerai yang dibuka setidaknya 13 bulan, melorot 3,7% pada Agustus. Penurunan tersebut lebih besar dari prediksi analis yang mematok angka 3,1%.

Menurut McDonald's, penurunan penjualan ini dipicu oleh melorotnya permintaan di AS dan skandal makanan di China karena menggunakan daging ayam yang sudah kadaluarsa. Menurut manajemen McDonald's, isu skandal makanan di China juga akan memangkas laba kuartalan per saham sebesar 15 sen menjadi 20 sen.

Saat ini, McDonalds memiliki 14.200 gerai di AS dan tengah berupaya untuk menarik kembali minat pengunjung untuk makan di restoran cepat saji mereka. Yakni dengan memberikan diskon, penawaran dengan waktu terbatas, dan melakukan renovasi gerai.

"Selama Agustus, bisnis McDonald's secara global menghadapi tantangan besar yang berdampak pada kinerja penjualan," jelas Chief Executive Officer Don Thompson.

Catatan saja, pada pukul 08.25 waktu New York, saham McDonald's turun 0,3% menjadi US$ 92,25.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×