kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Studi: Obat malaria yang dipuji Trump sama sekali tak bermanfaat bagi pasien corona


Kamis, 16 April 2020 / 09:05 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi obat malaria.


Sumber: South China Morning Post | Editor: Tendi Mahadi

Eksperimen laboratorium awal menunjukkan bahwa kelompok obat ini dapat menekan replikasi virus dalam tabung tes, meskipun masih belum jelas apa efeknya pada tubuh manusia.

Donald Trump sendiri adalah pemimpin dunia pertama yang mempromosikan obat ini sebagai obat harapan untuk melawan Covid-19 kepada masyarakat umum. 

Baca Juga: Harga minyak mentah AS merosot ke level terendah 18 tahun, ini pemicunya

Badan Pengawas Obat dan Makanan AS bulan lalu memberikan persetujuan darurat yang memungkinkan rumah sakit Amerika untuk menggunakan klorokuin dan hidroksi klorokuin pada pasien Covid-19 tanpa uji klinis.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×