kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.651.000   11.000   0,42%
  • USD/IDR 17.965   -48,00   -0,27%
  • IDX 5.848   103,40   1,80%
  • KOMPAS100 760   15,79   2,12%
  • LQ45 577   11,46   2,03%
  • ISSI 203   3,31   1,66%
  • IDX30 327   6,08   1,90%
  • IDXHIDIV20 402   7,51   1,90%
  • IDX80 86   1,74   2,05%
  • IDXV30 109   1,93   1,79%
  • IDXQ30 105   1,96   1,90%

Sudah resmi: Akhiri ekspansi terpanjang dalam sejarah, ekonomi AS masuk jurang resesi


Selasa, 09 Juni 2020 / 06:26 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi bendera Amerika. REUTERS/Christian Hartmann


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Perekonomian AS akhirnya menyudahi ekspansi terpanjang dalam sejarah pada Februari dan memasuki jurang resesi akibat pandemi virus corona. Hal ini terungkap dari hasil riset kelompok peneliti ekonomi swasta yang bertindak sebagai penengah untuk menentukan siklus bisnis di Negeri Paman Sam itu.

Reuters memberitakan, anggota Komite Siklus Bisnis dari National Bureau of Economic Research Amerika mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa penurunan angka lapangan kerja dan produksi, dan jangkauan luasnya di seluruh ekonomi, menjamin episode ekonomi AS ini sebagai resesi. Bahkan jika ternyata kontraksi ini terjadi lebih singkat dari kontraksi sebelumnya.

Hasil riset itu diprediksi akan datang hanya empat bulan setelah resesi dimulai. Komite biasanya menunggu lebih lama sebelum melakukan pernyataan terjadinya resesi untuk memastikan. Ketika ekonomi AS mulai menurun pada akhir 2007, misalnya, kelompok itu tidak menunjukkan dengan tepat awal resesi sampai setahun kemudian.

Baca Juga: Bukan lagi dongeng, harta karun di Amerika akhirnya ditemukan

Akan tetapi, melihat dalamnya dampak dan cepatnya penurunan ekonomi AS, hal itu menimbulkan sedikit keraguan.

“Dalam memutuskan apakah akan mengidentifikasi resesi, komite menimbang kedalaman kontraksi, durasinya, dan apakah aktivitas ekonomi menurun secara luas di seluruh perekonomian. ... Komite mengakui bahwa pandemi dan respon kesehatan masyarakat telah mengakibatkan penurunan dengan karakteristik dan dinamika yang berbeda dari resesi sebelumnya," kata komite dalam sebuah pernyataan seperti yang dilansir Reuters.

Baca Juga: Trump akan tandatangani RUU Muslim Uighur, China: Kami akan lawan dengan tegas!




TERBARU

[X]
×