kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.042   34,00   0,19%
  • IDX 6.320   85,12   1,37%
  • KOMPAS100 832   13,60   1,66%
  • LQ45 635   11,28   1,81%
  • ISSI 218   2,09   0,97%
  • IDX30 357   7,08   2,02%
  • IDXHIDIV20 439   8,12   1,89%
  • IDX80 95   1,54   1,64%
  • IDXV30 120   1,66   1,39%
  • IDXQ30 114   1,99   1,77%

Suku bunga acuan Rusia naik menjadi 10,5%


Jumat, 12 Desember 2014 / 21:06 WIB
ILUSTRASI. Sinopsis film Indiana Jones and The Dial of Destiny terbaru beserta trailer dan jadwal tayangnya di bioskop Indonesia.


Sumber: BBC | Editor: Hendra Gunawan

MOSKWA. Rusia kembali menaikkan suku bunga acuan. Tidak tanggung-tanggung, bank sentral Rusia menaikkan suku bunga acuan sebesar 100 basis poin dari 9,5% menjadi 10,5%, Kamis (11/12).

Sekitar enam pekan lalu, Bank Sentral Rusia juga sudah menaikkan suku bunga sebesar 150 basis poin. Dalam website-nya yang dikutip BBC, Bank Sentral Rusia menyatakan akan melanjutkan kenaikan suku bunga kalau ada risiko inflasi yang lebih besar.

Dalam update bulanan, Bank of Rusia mengatakan bahwa tingkat inflasi tahunan mencapai 9,4% per 8 Desember. Tingginya inflasi Rusia dipicu pelemahan nilai tukar rubel dan larangan impor bahan pangan dari Eropa dan Amerika Serikat.

Nilai tukar rubel makin melempem setelah pengumuman suku bunga. Nilai tukar rubel melemah hingga 40% tahun ini. Sebelum kenaikan suku bunga, Bank of Rusia mengakui adanya intervensi untuk menahan nilai tukar rubel.

Intervensi bank sentral pekan lalu menghabiskan dana hingga US$ 4,53 miliar. Secara total, Bank Sentral Rusia  menghabiskan US$ 70 miliar untuk menahan tenggelamnya kurs rubel sepanjang tahun ini.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×