kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.110   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.040   1,68   0,03%
  • KOMPAS100 789   0,53   0,07%
  • LQ45 599   -3,49   -0,58%
  • ISSI 210   2,97   1,43%
  • IDX30 339   -1,95   -0,57%
  • IDXHIDIV20 422   -0,99   -0,24%
  • IDX80 90   0,01   0,01%
  • IDXV30 116   1,09   0,96%
  • IDXQ30 109   -0,38   -0,35%

Suku bunga acuan Rusia naik menjadi 10,5%


Jumat, 12 Desember 2014 / 21:06 WIB
ILUSTRASI. Sinopsis film Indiana Jones and The Dial of Destiny terbaru beserta trailer dan jadwal tayangnya di bioskop Indonesia.


Sumber: BBC | Editor: Hendra Gunawan

MOSKWA. Rusia kembali menaikkan suku bunga acuan. Tidak tanggung-tanggung, bank sentral Rusia menaikkan suku bunga acuan sebesar 100 basis poin dari 9,5% menjadi 10,5%, Kamis (11/12).

Sekitar enam pekan lalu, Bank Sentral Rusia juga sudah menaikkan suku bunga sebesar 150 basis poin. Dalam website-nya yang dikutip BBC, Bank Sentral Rusia menyatakan akan melanjutkan kenaikan suku bunga kalau ada risiko inflasi yang lebih besar.

Dalam update bulanan, Bank of Rusia mengatakan bahwa tingkat inflasi tahunan mencapai 9,4% per 8 Desember. Tingginya inflasi Rusia dipicu pelemahan nilai tukar rubel dan larangan impor bahan pangan dari Eropa dan Amerika Serikat.

Nilai tukar rubel makin melempem setelah pengumuman suku bunga. Nilai tukar rubel melemah hingga 40% tahun ini. Sebelum kenaikan suku bunga, Bank of Rusia mengakui adanya intervensi untuk menahan nilai tukar rubel.

Intervensi bank sentral pekan lalu menghabiskan dana hingga US$ 4,53 miliar. Secara total, Bank Sentral Rusia  menghabiskan US$ 70 miliar untuk menahan tenggelamnya kurs rubel sepanjang tahun ini.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×