kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Tak lama lagi, anak usia 5-11 bisa mendapatkan vaksin Covid-19 Pfizer


Jumat, 08 Oktober 2021 / 08:37 WIB
ILUSTRASI. Pfizer Inc telah mengajukan permohonan izin untuk penggunaan darurat vaksin mereka untuk anak-anak usia 5 hingga 11 tahun. REUTERS/Dado Ruvic


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Menurut Pfizer pada 20 September 2021 lalu, vaksin Pfizer/BioNTech telah terbukti menginduksi respons imun yang kuat pada anak berusia 5 hingga 11 tahun dalam uji klinis 2.268 peserta.

Kedua produsen obat juga menguji vaksin pada anak-anak usia 2 sampai 5 tahun dan anak-anak usia 6 bulan sampai 2 tahun, dengan data diharapkan pada dirilis pada kuartal keempat.

Reuters memberitakan, koordinator respons COVID-19 Gedung Putih Jeffrey Zients mengatakan kepada CNN, vaksin tersebut siap diluncurkan pada awal November sambil menunggu persetujuan dari badan kesehatan AS.

Baca Juga: Moderna merencanakan membangun pabrik vaksin COVID-19 di Afrika

Setelah otorisasi diberikan, Zients berkata: "Kami siap. Kami memiliki persediaan. Kami bekerja dengan negara bagian untuk menyiapkan lokasi yang nyaman bagi orang tua dan anak-anak untuk divaksinasi termasuk kantor dokter anak dan situs komunitas."

Amerika Serikat memimpin dunia dalam kasus dan kematian COVID-19.

Menurut American Academy of Pediatrics, anak-anak saat ini menyumbang sekitar 27% dari semua kasus virus corona di AS dan persentase rawat inap yang meningkat. Hal itu mencerminkan penularan yang tinggi dari virus corona varian Delta di antara orang-orang yang tidak divaksinasi.

Meski anak-anak tidak terlalu rentan terhadap infeksi COVID-19 yang parah, namun mereka dapat menyebarkan virus ke orang lain, termasuk populasi rentan yang lebih berisiko terkena penyakit parah.

Selanjutnya: 11 Fakta soal vaksin Covid-19 Zifivax, belum banyak yang kenal




TERBARU

[X]
×