kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Tak lama lagi, anak usia 5-11 bisa mendapatkan vaksin Covid-19 Pfizer


Jumat, 08 Oktober 2021 / 08:37 WIB
ILUSTRASI. Pfizer Inc telah mengajukan permohonan izin untuk penggunaan darurat vaksin mereka untuk anak-anak usia 5 hingga 11 tahun. REUTERS/Dado Ruvic


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Menurut Pfizer pada 20 September 2021 lalu, vaksin Pfizer/BioNTech telah terbukti menginduksi respons imun yang kuat pada anak berusia 5 hingga 11 tahun dalam uji klinis 2.268 peserta.

Kedua produsen obat juga menguji vaksin pada anak-anak usia 2 sampai 5 tahun dan anak-anak usia 6 bulan sampai 2 tahun, dengan data diharapkan pada dirilis pada kuartal keempat.

Reuters memberitakan, koordinator respons COVID-19 Gedung Putih Jeffrey Zients mengatakan kepada CNN, vaksin tersebut siap diluncurkan pada awal November sambil menunggu persetujuan dari badan kesehatan AS.

Baca Juga: Moderna merencanakan membangun pabrik vaksin COVID-19 di Afrika

Setelah otorisasi diberikan, Zients berkata: "Kami siap. Kami memiliki persediaan. Kami bekerja dengan negara bagian untuk menyiapkan lokasi yang nyaman bagi orang tua dan anak-anak untuk divaksinasi termasuk kantor dokter anak dan situs komunitas."

Amerika Serikat memimpin dunia dalam kasus dan kematian COVID-19.

Menurut American Academy of Pediatrics, anak-anak saat ini menyumbang sekitar 27% dari semua kasus virus corona di AS dan persentase rawat inap yang meningkat. Hal itu mencerminkan penularan yang tinggi dari virus corona varian Delta di antara orang-orang yang tidak divaksinasi.

Meski anak-anak tidak terlalu rentan terhadap infeksi COVID-19 yang parah, namun mereka dapat menyebarkan virus ke orang lain, termasuk populasi rentan yang lebih berisiko terkena penyakit parah.

Selanjutnya: 11 Fakta soal vaksin Covid-19 Zifivax, belum banyak yang kenal




TERBARU

[X]
×