kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.354   10,00   0,06%
  • IDX 6.957   -144,42   -2,03%
  • KOMPAS100 936   -21,42   -2,24%
  • LQ45 669   -14,80   -2,16%
  • ISSI 251   -4,43   -1,74%
  • IDX30 373   -6,79   -1,79%
  • IDXHIDIV20 458   -7,34   -1,58%
  • IDX80 105   -2,51   -2,34%
  • IDXV30 134   -2,24   -1,64%
  • IDXQ30 119   -2,51   -2,07%

Telur Coklat Kinder Ditarik dari Pasaran Inggris, Apa Sebabnya?


Selasa, 05 April 2022 / 03:50 WIB
ILUSTRASI. Ferrero telah menarik jajanan telur cokelat Kinder Surprise dari rak pasaran Inggris dua minggu sebelum perayaan Paskah. REUTERS/Caren Firouz


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - LONDON. Grup perusahaan makanan Italia Ferrero telah menarik jajanan telur cokelat Kinder Surprise dari rak pasaran Inggris dua minggu sebelum perayaan Paskah. Langkah ini dilakukan setelah ada kemungkinan ditemukan hubungan dengan puluhan kasus salmonella yang dilaporkan.

Informasi saja, salmonella adalah penyakit akibat infeksi bakteri salmonella pada saluran usus. 

Melansir Reuters, penarikan tersebut mempengaruhi telur Kinder Surprise tunggal dan multipak, makanan populer yang dipasarkan untuk anak-anak yang berisi mainan koleksi kecil di dalam cangkang cokelat.

"Kami secara sukarela menarik batch terpilih Kinder Surprise sebagai langkah pencegahan, karena kami telah mengetahui kemungkinan hubungan dengan sejumlah kasus salmonella yang dilaporkan," demikian pernyataan resmi Kinder.

Ferrero mengatakan cokelat yang terkena dampak diproduksi di Belgia dan penarikan dapat diperluas ke negara lain.

Baca Juga: Imunitas Anak Indonesia Penting untuk Dijaga, Milkuat Luncurkan Produk Baru Tinggi Vi

Kejadian ini terjadi ketika Ferrero tengah berjuang untuk mendapatkan tempat di rak supermarket menjelang Paskah, di mana banyak masyarakat di Inggris membeli dan memakan telur cokelat.

Badan Standar Makanan Inggris (FSA) menyarankan pelanggan untuk tidak memakan produk yang terdampak, yang mencantumkan tanggal 'Best Before' antara 11 Juli dan 7 Oktober.

Menurut Badan Keamanan Kesehatan (FSA) Inggris, setidaknya terdapat 63 kasus penyakit yang terkait dengan produk telah diidentifikasi, sebagian besar adalah anak-anak di bawah 5 tahun.

Baca Juga: Sehat & Segar! Inilah Empat Manfaat Mengonsumsi Jus Seledri untuk Kulit Wajah

“Kami tahu bahwa produk khusus ini populer di kalangan anak kecil, terutama menjelang Paskah, jadi kami akan mendesak orang tua dan wali anak-anak untuk memeriksa apakah ada produk yang sudah ada di rumah mereka yang terdampak oleh penarikan ini,” Tina Potter, Kepala Insiden FSA.




TERBARU

[X]
×