kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Terkait Charlie Hebdo, Eropa perketat perbatasan


Senin, 12 Januari 2015 / 10:32 WIB
Terkait Charlie Hebdo, Eropa perketat perbatasan
ILUSTRASI. Jadwal ESL Snapdragon Pro Series Season 3 MLBB SEA Playoff Day 3, Menuju Grand Final!


Sumber: Bloomberg | Editor: Hendra Gunawan

PARIS. Uni Eropa memperketat wilayah perbatasan di 28 negara anggotanya setelah insiden penyerangan terhadap kantor majalah Charlie Hebdo di Paris. Selain itu, Uni Eropa meningkatkan pertukaran intelejen untuk mencegah ancaman terorisme.

Pertemuan menteri dalam negeri negara-negara Uni Eropa di Paris sepakat bekerjasama untuk membendung aliran arus pejuang asing antara Eropa dan Syuriah. "Kami bertekad untuk berjuang bersama-sama melawan terorisme," ujar Bernard Cazeneuve, Menteri Dalam Negeri Perancis, seperti dikutip Bloomberg.

Keputusan itu diambil setelah Uni Eropa menggelar rapat dengan wakil dari Amerika Serikat (AS) dan Kanada. Salah satu kontrol terhadap aksi terorisme adalah pengawasan penumpang di udara dan perdagangan senjata. Selain itu, memerangi aksi propaganda terorisme di internet.

Jaksa Agung AS yang ikut dalam pertemuan keamanan tersebut menyerukan adanya pertemuan puncak untuk membahas lebih lanjut rencana itu pada 18 Februari mendatang di Washington. "Kami juga harus mencari akar persoalan untuk mencegah radikalisme yang mengarah kepada tindakan keji," tukas Holder.




TERBARU

[X]
×