Sumber: Reuters | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tesla berencana menghentikan produksi Cybertruck di pabrik Gigafactory Texas sekitar pertengahan 2027. Langkah ini dilakukan untuk memberikan ruang bagi peningkatan produksi Cybercab, kendaraan otonom yang menjadi bagian penting dari strategi perusahaan dalam mengembangkan bisnis robotaxi.
CEO Tesla Elon Musk mengungkapkan rencana tersebut melalui unggahan di platform X pada Jumat (6/11/2026), sebagaimana dilaporkan Reuters.
Namun, belum diketahui apakah produksi Cybertruck akan dipindahkan ke fasilitas lain atau dihentikan sepenuhnya. Pabrik Tesla di Austin, Texas, merupakan satu-satunya fasilitas perusahaan yang diketahui memiliki peralatan untuk memproduksi komponen khusus Cybertruck.
Tesla belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar Reuters yang dikirim di luar jam kerja reguler.
Baca Juga: Paus Leo Mulai Tur ke Amerika Selatan, Sebulan Setelah Operasi Kanker Paru-Paru
Sementara itu, Wes Morrill, kepala insinyur Cybertruck, menyampaikan bahwa pengembangan kendaraan tersebut tetap memberikan kontribusi bagi teknologi Tesla.
"Cybertruck adalah platform pengembangan teknologi yang luar biasa dan akan terus hidup melalui Cybercab," kata Morrill dalam unggahannya di X.
Penjualan Cybertruck Belum Sesuai Ekspektasi Tesla
Cybertruck sebelumnya dipromosikan Elon Musk sebagai kendaraan pikap futuristik yang mampu bersaing dengan produk produsen otomotif konvensional, termasuk Ford.
Namun, sejak diluncurkan pada 2023, kendaraan listrik tersebut masih kesulitan mencapai daya tarik pasar massal seperti yang diperkirakan Musk sebelumnya.
Cybertruck juga menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari beberapa kali penarikan kendaraan atau recall hingga persoalan pengendalian kualitas. Tesla bahkan berulang kali melakukan penyesuaian harga untuk model tersebut.
Berbagai kendala tersebut menjadi tantangan bagi Tesla dalam memperluas pasar Cybertruck, meskipun kendaraan ini sempat menjadi salah satu produk yang mendapat perhatian besar sejak diperkenalkan.
Baca Juga: Indeks KOSPI Ditutup Ambles 6,02% Hari Ini (6/11), Dipicu Aksi Jual di Sektor AI
Cybercab Jadi Fokus Strategi Robotaxi Tesla
Di sisi lain, Elon Musk semakin menempatkan Cybercab sebagai bagian utama dari ambisi Tesla mengembangkan layanan robotaxi.
Musk sebelumnya menyampaikan rencana untuk mengubah Tesla menjadi perusahaan yang berfokus pada robotika dan teknologi kendaraan otonom.
Dalam strategi tersebut, Cybercab diproyeksikan menjadi model kendaraan otonom utama Tesla yang beroperasi dalam jaringan transportasi tanpa pengemudi.
Peningkatan produksi Cybercab menjadi salah satu prioritas Tesla seiring upaya perusahaan memperluas bisnis kendaraan otonom.
Rencana penghentian produksi Cybertruck di Texas pun menandai perubahan prioritas Tesla, dari pengembangan kendaraan listrik konvensional menuju teknologi robotika dan transportasi tanpa pengemudi.
Meski demikian, keputusan final mengenai kelanjutan produksi Cybertruck di fasilitas lain masih belum diketahui.













![[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_23102611123400.jpeg)
