kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45944,30   -5,19   -0.55%
  • EMAS926.000 -0,32%
  • RD.SAHAM 0.35%
  • RD.CAMPURAN 0.29%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.05%

Tesla siap kucurkan US$ 188 juta untuk memperluas pabriknya di Shanghai


Jumat, 26 November 2021 / 11:06 WIB
Tesla siap kucurkan US$ 188 juta untuk memperluas pabriknya di Shanghai
ILUSTRASI.

Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Perusahaan otomotif Tesla berencana memperluas pabriknya di Shanghai, Beijing Daily mengabarkan pada hari Jumat (26/11). Nantinya, akan tersedia ruang tambahan untuk 4.000 tenaga kerja baru.

Dikutip dari Reuters, Tesla kabarnya akan berinvestasi hingga 1,2 miliar yuan atau sekitar US$ 188 juta dalam upaya perluasan pusat produksinya di China. Angka tersebut diambil dari dokumen Tesla yang diterbitkan pada 23 November.

Perluasan pabrik nantinya akan memungkinkan Tesla untuk menambah hingga 4.000 pekerja baru, sehingga total pekerjanya menjadi 19.000 orang. Untuk saat ini belum ada informasi mengenai sejauh apa kapasitas produksi akan ditingkatkan.

Pabrik Tesla di Shanghai pada dasarnya dirancang untuk memproduksi hingga 500.000 unit mobil per tahun. Saat ini pabriknya telah sanggup memproduksi kendaraan Model 3 dan Model Y dengan kecepatan total 450.000 unit per tahun.

Baca Juga: Persaingan makin ketat, Xiaomi gagal mencapai target pendapatan

Pabrik tersebut juga bertugas untuk mengirimkan Model 3 ke Eropa, di mana Tesla juga memiliki pabrik di Jerman. Asosiasi Mobil Penumpang China pada bulan Oktober menunjukkan, Tesla sukses menjual 54.391 unit Model 3 buatan China, termasuk 40.666 unit untuk ekspor.

Tesla memiliki pabriknya di Shanghai secara penuh, sekaligus menjadikannya pabrik mobil penumpang asing pertama dan satu-satunya di China yang dikecualikan dari dioperasikan oleh perusahaan patungan.

Penjualan mobil Tesla di China dilaporkan terus melonjak di tengah adanya tekanan regulasi terkait keamanan produk dan pengawasan atas bagaimana perusahaan menangani data.

Bulan lalu, Tesla mengatakan telah membangun pusat penelitian dan pusat data terpisah di Shanghai untuk menyimpan data secara lokal, bukan di negara lain di luar China.

Selanjutnya: Ini teh herbal yang efektif menurunkan kadar gula darah dan kolesterol




TERBARU
Kontan Academy
UU Kepailitan Tuntas Mendelegasikan Tugas

[X]
×