kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.559.000   -11.000   -0,43%
  • USD/IDR 18.193   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.282   16,18   0,31%
  • KOMPAS100 686   3,41   0,50%
  • LQ45 539   6,45   1,21%
  • ISSI 177   -2,03   -1,14%
  • IDX30 303   3,34   1,12%
  • IDXHIDIV20 406   6,22   1,56%
  • IDX80 79   0,40   0,52%
  • IDXV30 112   0,64   0,58%
  • IDXQ30 102   1,33   1,33%

The Fed Tahan Suku Bunga di 3,75%–4%, Ini Rincian Kebijakan Operasional Terbaru


Kamis, 29 Oktober 2026 / 08:10 WIB
The Fed Tahan Suku Bunga di 3,75%–4%, Ini Rincian Kebijakan Operasional Terbaru
ILUSTRASI. Federal Reserve merilis rincian operasional kebijakan moneter terbaru per Oktober 2026. Ini langkah FOMC jaga likuiditas pasar dan instrumen repo. (REUTERS/Kylie Cooper)


Reporter: Hasbi Maulana | Editor: Hasbi Maulana

KONTAN.CO.ID - Federal Reserve (The Fed) resmi mempertahankan suku bunga acuan dalam kisaran target 3,75% hingga 4,00% setelah merilis keputusan kebijakan Federal Open Market Committee (FOMC). Menyusul keputusan tersebut, Dewan Gubernur Federal Reserve merilis rincian teknis operasional guna mengimplementasikan kebijakan moneter terbarunya yang berlaku efektif mulai 29 Oktober 2026.

Langkah-langkah operasional ini dirancang secara ketat untuk mengarahkan instrumen pasar uang berjalan sesuai target koridor yang ditetapkan oleh bank sentral Amerika Serikat (AS).

Rincian Suku Bunga dan Operasi Pasar Terbuka The Fed

Dalam keterangan resmi yang dirilis, Dewan Gubernur Federal Reserve System menyepakati secara bulat untuk menahan tingkat bunga yang dibayarkan pada saldo cadangan (Interest on Reserve Balances/IORB) di level 3,90%.

Selanjutnya, FOMC menginstruksikan Open Market Desk di Federal Reserve Bank of New York untuk melaksanakan transaksi di System Open Market Account (SOMA). Koridor kebijakan ini diarahkan melalui operasi pasar terbuka guna memastikan suku bunga federal funds tetap bergerak di kisaran target 3-3/4% hingga 4%.

Di saat yang sama, suku bunga kredit utama (Primary Credit Rate) ditetapkan bertahan di posisi 4,00%. 

Baca Juga: Ketua The Fed Kevin Warsh Umumkan Perubahan Pertemuan FOMC di Masa Mendatang

  • Standing Overnight Repurchase Agreement (Repo): Dilaksanakan dengan tingkat bunga sebesar 4,00%.
  • Standing Overnight Reverse Repurchase Agreement (RRP): Bunga penawaran dipatok sebesar 3,75% dengan batas limit per counterparty maksimal US$ 160 miliar per hari.

Strategi Pengelolaan Neraca dan Reinvestasi Efek SOMA

Terkait pengelolaan neraca, Open Market Desk diberi wewenang untuk meningkatkan kepemilikan System Open Market Account (SOMA) jika diperlukan. Strategi penambahan aset ini ditempuh melalui pembelian surat utang pemerintah jangka pendek (Treasury bills) serta obligasi pemerintah AS lainnya dengan sisa tenor 3 tahun atau kurang. Intervensi ini diambil demi menjaga likuiditas cadangan perbankan tetap berada di tingkat yang memadai (ample level).
 
Adapun untuk portofolio efek yang jatuh tempo, The Fed menerapkan strategi reinvestasi penuh sebagai berikut:
  • Treasury Securities: Seluruh pembayaran pokok dari kepemilikan surat utang pemerintah akan digulirkan kembali (roll over) melalui jalur lelang.
  • Agency Securities: Semua pembayaran pokok dari kepemilikan efek agensi bakal dialihkan sepenuhnya untuk direinvestasikan ke dalam Treasury bills.
Kebijakan operasional terbaru ini akan terus diperbarui secara berkala oleh Federal Reserve sesuai dengan keputusan FOMC atau Dewan Gubernur terkait rincian instrumen operasional dan pendekatan penegakan kebijakan moneter.
 
 


Video Terkait



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×