Reporter: Hasbi Maulana | Editor: Hasbi Maulana
KONTAN.CO.ID - Federal Reserve (The Fed) resmi mempertahankan suku bunga acuan dalam kisaran target 3,75% hingga 4,00% setelah merilis keputusan kebijakan Federal Open Market Committee (FOMC). Menyusul keputusan tersebut, Dewan Gubernur Federal Reserve merilis rincian teknis operasional guna mengimplementasikan kebijakan moneter terbarunya yang berlaku efektif mulai 29 Oktober 2026.
Rincian Suku Bunga dan Operasi Pasar Terbuka The Fed
Dalam keterangan resmi yang dirilis, Dewan Gubernur Federal Reserve System menyepakati secara bulat untuk menahan tingkat bunga yang dibayarkan pada saldo cadangan (Interest on Reserve Balances/IORB) di level 3,90%.
Selanjutnya, FOMC menginstruksikan Open Market Desk di Federal Reserve Bank of New York untuk melaksanakan transaksi di System Open Market Account (SOMA). Koridor kebijakan ini diarahkan melalui operasi pasar terbuka guna memastikan suku bunga federal funds tetap bergerak di kisaran target 3-3/4% hingga 4%.
Di saat yang sama, suku bunga kredit utama (Primary Credit Rate) ditetapkan bertahan di posisi 4,00%.
Baca Juga: Ketua The Fed Kevin Warsh Umumkan Perubahan Pertemuan FOMC di Masa Mendatang
- Standing Overnight Repurchase Agreement (Repo): Dilaksanakan dengan tingkat bunga sebesar 4,00%.
- Standing Overnight Reverse Repurchase Agreement (RRP): Bunga penawaran dipatok sebesar 3,75% dengan batas limit per counterparty maksimal US$ 160 miliar per hari.
Strategi Pengelolaan Neraca dan Reinvestasi Efek SOMA
- Treasury Securities: Seluruh pembayaran pokok dari kepemilikan surat utang pemerintah akan digulirkan kembali (roll over) melalui jalur lelang.
- Agency Securities: Semua pembayaran pokok dari kepemilikan efek agensi bakal dialihkan sepenuhnya untuk direinvestasikan ke dalam Treasury bills.














