kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45938,93   0,00   -0.00%
  • EMAS932.000 0,00%
  • RD.SAHAM -0.50%
  • RD.CAMPURAN -0.14%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.06%

Tidak punya Shiba Inu, Elok Musk hanya memiliki aset kripto ini


Senin, 25 Oktober 2021 / 23:20 WIB
Tidak punya Shiba Inu, Elok Musk hanya memiliki aset kripto ini

Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - CEO Tesla dan Spacex Elon Musk memastikan, tidak memiliki Shiba Inu, kripto yang sedang naik daun dan memproklamirkan diri sebagai pembunuh Dogecoin. 

Melansir Bitcoin.com, saat ditanya lewat Twitter pada Minggu (24/10), berapa banyak Shiba Inu (SHIB) yang dia pegang, Musk hanya menjawab, "Tidak ada".

Selain Shiba Inu, Musk juga ditanya apakah dia punya aset kripto lainnya termasuk Shiba Floki, yang sama dengan nama anak anjing shiba inu miliknya.

Alih-alih menanggapi setiap krito, Musk menegaskan, hanya memiliki Bitcoin, Ethereum, dan Dogecoin. “Karena penasaran, saya memperoleh beberapa ASCII hash strings yang disebut Bitcoin, Ethereum, dan Doge. Itu saja,” tegasnya. 

ASCII adalah singkatan dari American Standard Code for Information Interchange.

Baca Juga: Melonjak hampir 50%, harga Shiba Inu si pembunuh Dogecoin ukir rekor tertinggi

“Seperti yang saya katakan sebelumnya, jangan pertaruhkan pertanian di kripto. Nilai sejati adalah membangun produk dan memberikan layanan kepada sesama manusia, bukan uang dalam bentuk apa pun,” kata Musk.

Hanya, di hari yang sama Musk berkicau, harga Shiba Inu mencetak rekor tertinggi sepanjang masa pada Minggu (24/10).

Mengutip CoinDesk, harga Shiba Inu menyentuh US$ 0,0000455, melampaui rekor tertinggi sepanjang masa sebelumnya di US$ 0,0000388 yang dicapai pada 10 Mei, menurut data Messari.

Harga kripto berbasis meme itu melonjak hampir 50% dalam 24 jam terakhir pada Minggu (24/10), memperpanjang kenaikan bulanan hingga hampir 500%.

Harga Shiba Inu langsung melonjak lebih dari 200% di minggu pertama bulan ini, dengan dukungan peningkatan pembelian oleh investor besar alias paus.

Selanjutnya: Sempat terlempar dari zona US$ 60.000, harga Bitcoin kembali menembus US$ 62.000




TERBARU
Kontan Academy
UU Kepailitan Tuntas Mendelegasikan Tugas

[X]
×