Reporter: Dyah Megasari, BBC |
LONDON. Uni Eropa belum menunjukkan tanda-tanda pemulihan ekonomi. Eurostat statistics agency melansir, tingkat pengangguran di 17 negara yang tergabung dalam zona euro masih tinggi pada November 2011.
Rasio usia produktif yang tak memiliki pekerjaan mencapai 10,3%. Setidaknya, ada 16,3 juta orang yang tak memiliki pekerjaan. Ini adalah bulan ke dua secara berturut-turut tingkat pengangguran meningkat.
Jika dibandingkan dengan Amerika Serikat (AS) rasio ini berbeda jauh. Hingga Desember 2011, rasio pengangguran AS berhasil di tekan ke 8,5%.
Pada saat yang sama, Komisi Eropa membeberkan indeks kepercayaan konsumen jatuh ke level terendah dua tahun pada Desember 2011.
Indikator sentimen ekonomi turun 0,5 ke 93,3 pada bulan Desember, jauh di bawah rata-rata jangka panjang yaitu 100.
Howard Archer, ekonom IHS Global Insight berpendapat, fakta-fakta ini menunjukkan bahwa ekonomi Eropa makin terpuruk dalam tiga bulan terakhir.
"Kebijakan fiskal ketat, konsumen diperas dan krisis ekonomi belum akan berakhir di zona euro. Kegiatan ekonomi masih akan terhambat oleh lemahnya pertumbuhan dan gejolak pasar uang," ujar dia.













