kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.709.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Toyota bakal produksi komponen mobil hibrida di China untuk tingkatkan sales


Selasa, 06 September 2011 / 14:48 WIB
ILUSTRASI. Petugas menunjukkan sampel bahan bakar minyak (BBM) B-20, B-30, dan B-100 di Jakarta, Selasa (26/2/2019). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/aww.


Sumber: BBC | Editor: Rizki Caturini

BEIJING. Toyota berencana memproduksi komponen kunci untuk mobil hibridanya di luar Jepang untuk pertama kalinya. Langkah ini sebagai bagian dari usaha untuk meningkatkan penjualan mobil di masa depan.

Produsen mobil terbesar di dunia ini menjatuhkan pilihan ke China. Mereka akan mengembangkan penelitian dan membangun fasilitas di China untuk mempersiapkan perusahaan terhadap peningkatan permintaan mobil ramah lingkungan di beberapa negara besar di dunia di masa depan.

Tak usah jauh-jauh, potensi permintaan kendaraan hibrida di negara seperti China yang menjadi salah satu negara dengan polusi tertinggi di dunia ini bakal terus berkembang di tahun-tahun mendatang.

"China merupakan pasar yang penting untuk semua manufaktur. Dengan membuka pabrik di sini, menjadi pilihan yang rasional secara finansial buat Toyota," ujar Paul Nolsco juru bicara Toyota.

Rencananya, Toyota akan memproduksi motor elektrik dan baterai di pabrik ini. China juga menjadi negara pertama di luar Jepang, tempat Toyota mulai memproduksi dan merakit Prius, kendaraan ramah lingkungannya.





TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×