kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.788.000   -12.000   -0,43%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Trident, senjata nuklir Inggris yang bisa menghancurkan China dan Rusia


Jumat, 22 Januari 2021 / 08:32 WIB
ILUSTRASI. Rudal Trident menjadikan Inggris sebagai negara adidaya militer global dengan kekuatan yang bisa menghancurkan Rusia dan China. REUTERS/Simon Dawson


Sumber: Daily Mail | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - LONDON. Rudal Trident menjadikan Inggris sebagai negara adidaya militer global dengan kekuatan yang bisa  "menghancurkan" Rusia dan China.

Melansir Daily Mail, trident adalah komponen kunci dari sistem senjata nuklir Inggris dan diakuisisi oleh pemerintah Thatcher pada awal 1980-an sebagai pengganti sistem rudal Polaris. 

Rudal tersebut diangkut dengan empat kapal selam kelas Vanguard yang berbasis di Pangkalan Angkatan Laut HM Clyde di pantai barat Skotlandia. 

Setiap Trident memiliki jangkauan hingga 12.000 km, yang berarti Inggris memiliki kemampuan untuk mencapai target di mana pun di Rusia dan China, atau bahkan hampir di mana pun di dunia.

Baca Juga: AS-Iran berpotensi perang terbuka, ada apa?

Secara total, Inggris memiliki 215 senjata nuklir, 120 di antaranya tersedia secara operasional pada satu waktu.

Di bawah kepemimpinan Mikhail Gorbachev, Uni Soviet berusaha merundingkan perjanjian senjata yang akan memaksa Inggris untuk melepaskan penangkal nuklirnya.

Baca Juga: Senjata paling kuat di dunia, Korea Utara rilis rudal balistik kapal selam baru

Namun, Presiden AS Ronald Reagan menolak untuk mengabulkan permintaan ini, sehingga mendorong perundingan ke jurang kehancuran.




TERBARU

[X]
×