Sumber: Reuters | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Presiden Amerika Serikat Donald Trump memperingatkan bahwa pemerintahannya tidak memiliki “pilihan lain” selain memberlakukan tarif impor sebesar 100% terhadap seluruh anggur dan sampanye asal Prancis apabila Paris tidak menghapus pajak digital yang dikenakan kepada perusahaan teknologi raksasa asal AS.
Ancaman tersebut disampaikan Trump setelah berbicara langsung dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. Menurut Trump, ia meminta pemerintah Prancis mencabut pajak digital sebesar 3% yang dikenakan kepada perusahaan-perusahaan teknologi Amerika atau menghadapi konsekuensi berupa tarif tinggi di pasar AS.
Dalam wawancara dengan New York Post, Trump mengatakan: “Saya memintanya untuk tidak mengenakan pajak kepada perusahaan-perusahaan Amerika, dan jika mereka tetap melakukannya, saya tidak punya pilihan selain mengenakan tarif 100% untuk seluruh sampanye dan seluruh anggur yang berasal dari Prancis. Yang perlu dilakukan (Macron) hanyalah menghapus pajak penjualan tersebut, maka ia tidak akan menghadapi tekanan seperti itu.”
Baca Juga: Zelensky Telepon Trump Jelang KTT G7, Bahas Upaya Perdamaian Ukraina-Rusia
Hingga saat ini, pihak Gedung Putih maupun Kantor Kepresidenan Prancis (Élysée) belum memberikan tanggapan resmi terkait pernyataan tersebut.
Sengketa Pajak Digital Kembali Memanas
Perselisihan mengenai pajak layanan digital telah menjadi salah satu sumber ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan Prancis dalam beberapa tahun terakhir.
Sejak 2019, Prancis menerapkan pungutan sebesar 3% atas pendapatan dari layanan digital yang diperoleh di wilayahnya oleh perusahaan dengan omzet lebih dari 25 juta euro di Prancis dan lebih dari 750 juta euro secara global.













