kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Trump Perintahkan untuk Selidiki Kasus Debanking terhadap Industri Kripto


Rabu, 06 Agustus 2025 / 10:07 WIB
ILUSTRASI. U.S. President Donald Trump talks to members of the press at Lehigh Valley International Airport in Allentown, Pennsylvania, U.S., August 3, 2025. REUTERS/Ken Cedeno 


Sumber: Cointelegraph | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dikabarkan tengah menyiapkan perintah eksekutif yang akan memerintahkan regulator perbankan menyelidiki dugaan praktik debanking terhadap pelaku industri kripto dan kelompok konservatif, demikian laporan The Wall Street Journal (WSJ), Senin (4/8/2025).

Menurut draf perintah eksekutif yang diperoleh WSJ, Trump akan meminta regulator seperti Federal Reserve, FDIC, dan OCC untuk memeriksa apakah terdapat pelanggaran terhadap hukum antimonopoli, perlindungan konsumen, atau prinsip pinjaman yang adil (fair lending).

Baca Juga: Konsumen Kripto Tembus 15,85 Juta, Transaksi Juni 2025 Capai Rp 32,31 Triliun

Jika ditemukan pelanggaran, kasus tersebut dapat dilimpahkan ke Departemen Kehakiman untuk ditindaklanjuti secara hukum.

Perintah tersebut juga meminta agar lembaga keuangan meninjau kembali kebijakan internal yang berpotensi mendorong bank untuk menutup layanan terhadap klien dari sektor tertentu seperti perusahaan kripto.

WSJ menyebutkan, Trump dapat menandatangani perintah tersebut dalam minggu ini, meski waktunya masih bisa berubah.

Industri kripto telah lama menuduh pemerintahan Biden menggunakan regulator untuk memutus akses perusahaan kripto dari sistem perbankan, terutama setelah skandal runtuhnya bursa FTX pada 2022.

Baca Juga: Trump Segera Umumkan Calon Gubernur The Fed, Pertimbangkan 4 Nama Pengganti Powell

Dokumen pengadilan yang dibuka pada Desember 2024 mengungkap bahwa Federal Deposit Insurance Corporation (FDIC) sempat meminta sejumlah bank untuk menunda aktivitas terkait kripto pada 2022.

Kepala bagian hukum Coinbase, Paul Grewal, saat itu mengatakan temuan ini menunjukkan bahwa tudingan terhadap pemerintah bukan sekadar “teori konspirasi kripto.”


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×