Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID - LONDON. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan "sangat kecewa" terhadap Perdana Menteri Inggris Keir Starmer.
Itu terjadi karena Starmer tidak mengizinkan AS untuk menggunakan pangkalan udara Diego Garcia guna melakukan serangan terhadap Iran, seperti dikutip Reuters dari Daily Telegraph pernyataan presiden AS dalam sebuah wawancara.
Inggris awalnya menolak izin AS untuk melakukan serangan udara dari pangkalan-pangkalan mereka, tetapi pada Minggu malam Starmer mengatakan dia menerima permintaan untuk penggunaan pangkalan-pangkalan tersebut dalam "serangan defensif" apa pun yang ingin dilakukan AS terhadap target-target Iran.
Baca Juga: Manufaktur India Naik Tinggi, Ekspansi Tercepat 4 Bulan
Trump mengatakan kepada surat kabar Inggris pada hari Senin bahwa Starmer membutuhkan waktu "terlalu lama" untuk mengubah pikirannya.
"Itu mungkin belum pernah terjadi antara negara kita sebelumnya," katanya kepada The Telegraph, menambahkan: "Sepertinya dia khawatir tentang legalitasnya."













