kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

​Trump Ungkap 1.051 Transaksi Investasi Juni 2026, Jual Meta dan Beli Saham Visa


Senin, 24 Agustus 2026 / 03:45 WIB
​Trump Ungkap 1.051 Transaksi Investasi Juni 2026, Jual Meta dan Beli Saham Visa
ILUSTRASI. ?Trump Ungkap 1.051 Transaksi Investasi Juni 2026, Jual Meta dan Beli Saham Visa


Reporter: Adi Wikanto | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengungkapkan lebih dari 1.000 transaksi investasi yang dilakukan sepanjang Juni 2026.

Dalam laporan keuangan terbaru yang disampaikan pada 22 Agustus, Trump melaporkan 1.051 transaksi pembelian dan penjualan saham, obligasi, serta exchange-traded fund (ETF).

Dilansir dari CNBC, Minggu (23/8/2026), nilai transaksi yang tercantum dalam laporan tersebut berada dalam sejumlah rentang nilai, sehingga tidak diketahui secara pasti nilai setiap transaksi. Secara keseluruhan, nilai transaksi yang dilaporkan berada dalam kisaran US$78,1 juta hingga US$263,1 juta.

Total pembelian sekuritas Trump tercatat lebih dari US$49 juta, sedangkan nilai penjualannya sedikitnya mencapai US$28,5 juta.

Laporan tersebut memberikan gambaran mengenai aktivitas investasi Trump selama Juni. Namun, dokumen itu tidak menunjukkan keseluruhan portofolio investasi Trump karena nilai pasti setiap transaksi dan jumlah kepemilikan pada masing-masing sekuritas tidak dicantumkan.

Baca Juga: Christine Lagarde Berpeluang Pimpin World Economic Forum pada 2027

Trump jual ETF dividen, beli saham perusahaan besar

Salah satu transaksi terbesar yang dilaporkan Trump terjadi pada 22 Juni. Saat itu, Trump menjual saham Vanguard Dividend Appreciation Index Fund ETF dengan nilai antara US$5 juta dan US$25 juta.

Pada tanggal yang sama, Trump membeli saham Fidelity National Information Services dan Home Depot. Masing-masing transaksi berada dalam kisaran US$1 juta hingga US$5 juta.

Pembelian kedua saham tersebut menjadi bagian dari beberapa transaksi yang dilakukan Trump terhadap perusahaan yang sama selama Juni. Namun, ia juga tercatat menjual sebagian saham Fidelity National Information Services.

Aktivitas jual beli juga terjadi pada 18 Juni. Trump menjual saham Meta dan Motorola, masing-masing senilai antara US$1 juta hingga US$5 juta.

Pada hari yang sama, Trump justru membeli saham Berkshire Hathaway, Cintas, Visa, dan Mastercard. Nilai masing-masing pembelian berada pada kisaran US$1 juta hingga US$5 juta.

Transaksi tersebut berlangsung sehari setelah pasar saham mengalami aksi jual akibat kekhawatiran terhadap arah kebijakan moneter AS. Pada 17 Juni, Federal Reserve (The Fed) mengakhiri pertemuan pertama yang dipimpin Ketua

The Fed Kevin Warsh. Pasar saham kemudian kembali menguat pada 18 Juni.

Tonton: Utang AS Tembus US$40 Triliun, Ray Dalio Ramal Krisis dalam 1-5 Tahun

Trump aktif transaksi ETF dan obligasi

Selain saham perusahaan, portofolio Trump juga mencakup transaksi sejumlah ETF dan obligasi.

Beberapa ETF yang dibeli Trump antara lain iShares U.S. Treasury Bond ETF, State Street Technology Select Sector SPDR ETF, dan iShares GSCI Commodity Dynamic Roll Strategy ETF.

Trump juga membeli sejumlah obligasi pemerintah daerah atau municipal bonds.

Di sisi penjualan, beberapa ETF yang dilepas Trump meliputi Vanguard Short-Term Bond Index Fund ETF, State Street Consumer Discretionary Select Sector SPDR ETF, dan Vanguard FTSE Europe ETF.

Nilai transaksi ETF tersebut berada dalam kisaran lebih dari US$1 juta hingga US$5 juta.

Secara keseluruhan, terdapat 25 transaksi pembelian dan penjualan saham, obligasi, serta ETF yang berada dalam rentang nilai tersebut. Sementara transaksi lainnya masuk ke dalam beberapa kategori dengan nilai US$1 juta atau kurang.

Berdasarkan aturan pengungkapan keuangan yang berlaku, Trump diwajibkan melaporkan transaksi sekuritas dengan nilai lebih dari US$1.000.

Tonton: PLTU Paiton Pakai BBM Subsidi 56.994 Liter, Kembalikan Rp696 Juta ke Negara

Aktivitas Trump di saham perusahaan pertahanan

Transaksi investasi Trump selama Juni 2026 juga mencakup saham perusahaan sektor pertahanan, salah satunya Palantir Technologies.

Pada 3 Juni, Trump membeli saham Palantir dengan nilai antara US$1.001 dan US$15.000. Selanjutnya, pada 16 Juni, ia menjual saham perusahaan tersebut senilai US$15.001 hingga US$50.000.

Dua hari kemudian, Trump kembali menjual saham Palantir. Kali ini, nilai transaksinya berada dalam rentang US$500.001 hingga US$1 juta.

Trump kemudian kembali membeli saham Palantir dalam jumlah kecil pada 23 Juni.

Rangkaian transaksi tersebut terjadi di tengah perkembangan hubungan AS dan Iran. Kedua negara disebut menyepakati perjanjian damai pada 14 Juni.

Selain Palantir, Trump juga melaporkan aktivitas transaksi pada saham perusahaan pertahanan lainnya, yakni RTX dan Northrop Grumman.

Pada 12 Juni, Trump membeli saham RTX senilai antara US$100.001 dan US$250.000. Pada tanggal yang sama, ia menjual saham Northrop Grumman senilai US$1.001 hingga US$15.000.

Trump kemudian membeli saham Northrop Grumman pada 23 Juni dan kembali menjualnya sehari setelah transaksi pembelian tersebut.

Tonton: Prabowo Ancam Tindak Korporasi Pembakar Hutan Kalimantan, 4 Perusahaan Diselidiki

Trump jual beli saham Coinbase

Aktivitas investasi Trump pada Juni juga menyentuh saham Coinbase, perusahaan yang pergerakan sahamnya berkaitan erat dengan sentimen pasar aset kripto.

Antara 12 Juni dan 23 Juni, Trump menjual saham Coinbase dengan nilai sekitar US$116.003 hingga US$315.000.

Sehari setelah periode penjualan tersebut, yakni 24 Juni, Trump kembali membeli saham Coinbase. Nilai pembelian tersebut berada dalam kisaran US$50.001 hingga US$100.000.

Transaksi tersebut berlangsung ketika harga Bitcoin mengalami penurunan.

Hingga laporan tersebut diungkap, Gedung Putih belum memberikan tanggapan mengenai aktivitas transaksi investasi Trump.

Sebelumnya, pada Mei 2026, juru bicara Gedung Putih Davis Ingle mengatakan setelah Trump mengungkap transaksi investasi kuartal I bahwa aset presiden ditempatkan dalam sebuah trust yang dikelola oleh anak-anaknya.

"Tidak ada konflik kepentingan," kata Davis Ingle dalam pernyataan tersebut.

Menurut Ingle, Trump bertindak demi kepentingan masyarakat Amerika. Ia juga menyebut Trump kembali terpilih sebagai presiden meski menghadapi apa yang disebutnya sebagai "kebohongan dan tuduhan palsu" selama bertahun-tahun terhadap Trump dan bisnisnya dari media yang disebutnya sebagai media palsu.




Sumber: https://money.kompas.com/read/2026/08/23/211817726/trump-rombak-portofolio-investasi-ini-saham-yang-dibeli-dan-dijual?page=all#page2


 

Pramono Anung Bahas Kenaikan Tarif Parkir Jakarta, Naik Jadi Rp60 Ribu per Jam?


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×