kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Ukraina: Risiko perang dengan Rusia kian meningkat


Senin, 24 Maret 2014 / 06:35 WIB
Ukraina: Risiko perang dengan Rusia kian meningkat
Film superhero Satria Dewa: Gatotkaca, salah satu film Indonesia terbaru di Netflix yang akan tayang bulan November tahun 2022.


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

WASHINGTON. Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Deshchytsia mengatakan, kemungkinan perang dengan Rusia semakin meningkat saat ini. Salah satu penyebabnya, ribuan militer Rusia sudah bergabung di perbatasan dua negara.

"Kami siap merespon," jelas Menlu Andrii.

Dia menambahkan, saat ini, pemerintah Ukraina sudah berupaya melakukan langkah-langkah damai dan diplomatik untuk menghentikan Rusia. "Namun, warga Ukraina juga siap membela negaranya," imbuhnya.

Asal tahu saja, seiring jadwal kunjungan Presiden AS Barack Obama ke Eropa besok (25/3), pasukan Rusia tampak bersiap-siap di daerah perbatasan Ukraina-Rusia. Jumlah pasukan bahkan tampak membengkak dua kali lipat dari jumlah sebelumnya.

"Sangat mengkhawatirkan melihat pasukan Rusia berjaga-jaga di perbatasan. Hal ini berpotensi menimbulkan insiden dan instabilitas. Sepertinya mereka mencoba mengintimidasi warga Ukraina," kata U.S. Deputy National Security Adviser Tony Blinken.




TERBARU

[X]
×