kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.592.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.918   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.094   62,48   1,04%
  • KOMPAS100 785   10,40   1,34%
  • LQ45 602   8,03   1,35%
  • ISSI 213   1,61   0,76%
  • IDX30 334   4,21   1,27%
  • IDXHIDIV20 427   4,86   1,15%
  • IDX80 90   1,14   1,28%
  • IDXV30 117   0,96   0,83%
  • IDXQ30 109   1,31   1,21%

Ukraina Siap Setop Serang Kilang Minyak Rusia, Asal Moskow Lakukan Ini


Minggu, 11 Oktober 2026 / 17:47 WIB
Ukraina Siap Setop Serang Kilang Minyak Rusia, Asal Moskow Lakukan Ini
ILUSTRASI. Drone Ukraina serang gudang senjata Rusia (via Reuters/Media Sosial)


Sumber: Reuters | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID – KYIV. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy menyatakan, Ukraina siap menghentikan serangan terhadap kilang minyak Rusia jika Moskow juga menghentikan serangan terhadap infrastruktur energi Ukraina.

Zelenskiy mengatakan pada Minggu (11/10/2026), setiap langkah untuk meredakan konflik kedua negara harus dilakukan secara timbal balik dan disertai jaminan nyata.

Dalam pernyataan melalui aplikasi Telegram, Zelenskiy menegaskan penghentian serangan tidak bisa dilakukan hanya oleh satu pihak. Ukraina bersedia mengambil langkah tersebut apabila Rusia juga menghentikan serangannya terhadap fasilitas energi Ukraina.

Baca Juga: Ardian dan Oak Holdings Jajaki Akuisisi INWIT, Siapkan Langkah Take-Private

Pada Sabtu (10/10/2026), Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyerukan agar Ukraina mengganti Zelenskiy. Trump juga mendesak pemimpin Ukraina tersebut untuk menghentikan serangan terhadap kilang minyak Rusia.

“Dia sebaiknya benar-benar menghentikan serangan itu,” kata Trump.

Di tengah perkembangan konflik tersebut, Zelenskiy mengatakan akan melanjutkan komunikasi dengan para pemimpin Eropa pada Minggu. Pembicaraan juga terus dilakukan setiap hari untuk memperoleh tambahan bantuan pertahanan udara, termasuk amunisi bagi pesawat tempur.

Sementara itu, jumlah korban tewas akibat serangan Rusia di Kota Zaporizhzhia, Ukraina selatan, pada Sabtu telah meningkat menjadi 23 orang, termasuk empat anak-anak, kata Zelenskiy.


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?



TERBARU

[X]
×