kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.664   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.636   -31,42   -0,47%
  • KOMPAS100 867   -5,52   -0,63%
  • LQ45 658   -5,19   -0,78%
  • ISSI 231   -0,99   -0,43%
  • IDX30 368   -3,06   -0,83%
  • IDXHIDIV20 455   -4,73   -1,03%
  • IDX80 99   -0,80   -0,81%
  • IDXV30 125   -1,37   -1,08%
  • IDXQ30 118   -1,17   -0,99%

Uni Emirat Arab tergantung pada tenaga asing


Selasa, 15 Mei 2012 / 13:14 WIB
ILUSTRASI. Warga berolahraga di sekitar Lapangan Puputan Margarana yang ditutup di Denpasar, Bali, Selasa (26/1/2021). Cuaca besok di Jawa dan Bali cerah hingga hujan sedang, menurut prakiraan BMKG. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf.


Reporter: Dyah Megasari, ,

DUBAI. Rasio pengangguran di kawasan Uni Emirate Arab (UAE) tahun lalu mencapai 14,4%. Data ini didapat dari Alrroya dengan mengutip Komite Dewan Federal Nasional.

UAE berniat mengoptimalkan tenaga lokal untuk mengisi posisi strategis di banyak perusahaan. Maklum, Dubai misalnya, saat ini menjadi pusat perkantoran perusahaan raksasa dunia.

Sayangnya, sebagian besar industri masih sangat bergantung pada tenaga asing. Oleh sebab itu, pemerintah setempat berencana mematangkan program khusus agar tingkat ketergantungan ini berkurang.

Komite merekomendasikan, 20% pekerjaan di industri strategis seperti produksi air dan sektor energi seperti pembangkit listrik dialokasikan untuk Emirate.




TERBARU

[X]
×