kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.893.000   -50.000   -1,70%
  • USD/IDR 16.949   -61,00   -0,36%
  • IDX 7.107   84,55   1,20%
  • KOMPAS100 978   11,34   1,17%
  • LQ45 722   8,69   1,22%
  • ISSI 249   4,23   1,73%
  • IDX30 393   5,52   1,42%
  • IDXHIDIV20 489   3,83   0,79%
  • IDX80 110   1,42   1,31%
  • IDXV30 134   2,21   1,67%
  • IDXQ30 127   1,16   0,92%

Uni Emirat Arab tergantung pada tenaga asing


Selasa, 15 Mei 2012 / 13:14 WIB
Uni Emirat Arab tergantung pada tenaga asing
ILUSTRASI. Warga berolahraga di sekitar Lapangan Puputan Margarana yang ditutup di Denpasar, Bali, Selasa (26/1/2021). Cuaca besok di Jawa dan Bali cerah hingga hujan sedang, menurut prakiraan BMKG. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf.


Reporter: Dyah Megasari, Bloomberg, Alrroya |

DUBAI. Rasio pengangguran di kawasan Uni Emirate Arab (UAE) tahun lalu mencapai 14,4%. Data ini didapat dari Alrroya dengan mengutip Komite Dewan Federal Nasional.

UAE berniat mengoptimalkan tenaga lokal untuk mengisi posisi strategis di banyak perusahaan. Maklum, Dubai misalnya, saat ini menjadi pusat perkantoran perusahaan raksasa dunia.

Sayangnya, sebagian besar industri masih sangat bergantung pada tenaga asing. Oleh sebab itu, pemerintah setempat berencana mematangkan program khusus agar tingkat ketergantungan ini berkurang.

Komite merekomendasikan, 20% pekerjaan di industri strategis seperti produksi air dan sektor energi seperti pembangkit listrik dialokasikan untuk Emirate.




TERBARU

[X]
×