kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

RBS dikabarkan lepas aset di Timur Tengah


Senin, 16 Januari 2012 / 13:11 WIB
ILUSTRASI. Gedung kantor pusat PBB di New York, Amerika Serikat.


Reporter: Dyah Megasari |

DUBAI. Royal Bank of Scotland (RBS) dikabarkan akan menjual aset bisnis di Timur Tengah. Langkah itu merupakan bagian dari rencana restrukturisasi bank di tengah impitan likuiditas.

"Kejelasan transaksi ini bisa dilihat beberapa bulan mendatang," ujar sumber eksekutif yang secara langsung mengetahui rencana ini pada Reuters. Menurutnya, ada lima mitra yang menyatakan ketertarikannya pada aset-aset RBS.

Bank terbesar di Inggris ini terpaksa mengikuti tekanan pemerintah yang meminta bank melakukan efisiensi besar-besaran. Penjualan ini juga merupakan bagian rencana pemangkasan 4.450 tenaga kerja.

Tom Emmet, managing director and head of corporate finance and equity capital markets RBS untuk wilayah Timur Tengah kemungkinan hengkang dari posisinya jika unit bisnis ditutup. Tapi Emmet bisa menempati posisinya jika bisnis tersebut dijual pada mitra strategis yang baru.

Seorang juru bicara RBS di Dubai tak bersedia berkomentar. Saat ini, saham mayoritas bank yaitu 83% digenggam pemerintah Inggris. RBS memutuskan melepas divisi investment banking pekan lalu karena pos ini tak menyumbang keuntungan.




TERBARU

[X]
×