kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Serangan Siber Ganggu Layanan Empat Bank Besar Iran, Data Nasabah Dipastikan Aman


Minggu, 14 Juni 2026 / 14:27 WIB
Serangan Siber Ganggu Layanan Empat Bank Besar Iran, Data Nasabah Dipastikan Aman
ILUSTRASI. Infrastruktur komunikasi bank Iran jadi sasaran serangan siber, menyebabkan gangguan. (via REUTERS/Majid-Asgaripour)


Sumber: Reuters | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Serangan siber dilaporkan mengganggu layanan pada empat bank besar di Iran. Meski demikian, otoritas perbankan setempat memastikan tidak ada data nasabah yang diretas maupun dihapus akibat insiden tersebut.

Mengutip laporan Reuters pada Minggu (14/6/2026), Dewan Koordinasi Perbankan Iran melalui media pemerintah menyatakan bahwa serangan siber tersebut menyasar infrastruktur komunikasi bersama yang digunakan oleh sejumlah bank besar di negara itu.

Empat bank yang terdampak meliputi Bank Melli, Bank Tejarat, Bank Saderat, dan Export Development Bank of Iran.

Dalam keterangannya, dewan tersebut menjelaskan bahwa serangan tersebut menargetkan sistem komunikasi bersama yang menjadi tulang punggung operasional antarbank. Akibatnya, tim teknis segera menerapkan langkah-langkah perlindungan untuk mengamankan sistem sehingga beberapa layanan perbankan sempat mengalami gangguan sementara.

Baca Juga: Taiwan Luncurkan Portal Intelijen untuk Tampung Informasi dari Warga China

"Dewan Koordinasi Perbankan Iran menyatakan bahwa serangan tersebut menargetkan infrastruktur komunikasi bersama yang digunakan oleh Bank Melli, Bank Tejarat, Bank Saderat, dan Export Development Bank of Iran, sehingga tim teknis menerapkan langkah-langkah perlindungan dan untuk sementara memengaruhi sebagian layanan perbankan," demikian pernyataan yang dikutip media pemerintah.

Pihak berwenang juga menegaskan bahwa tidak terjadi akses ilegal terhadap informasi milik nasabah selama insiden berlangsung.

Dewan Koordinasi Perbankan Iran mengatakan tidak ada akses tanpa izin terhadap informasi pelanggan dan tidak ada data yang dihapus. Saat ini upaya pemulihan sedang dilakukan untuk mengembalikan operasional ke kondisi normal.




TERBARU

[X]
×