kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

IPO SpaceX Berjalan Mulus, Wall Street Kian Optimistis Sambut Gelombang IPO AI


Minggu, 14 Juni 2026 / 11:39 WIB
IPO SpaceX Berjalan Mulus, Wall Street Kian Optimistis Sambut Gelombang IPO AI
ILUSTRASI. IPO SpaceX di Nasdaq pecahkan rekor penawaran saham terbesar AS. (REUTERS/Brendan McDermid)


Sumber: Reuters | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID – NEW YORK. Peluncuran saham perdana atau initial public offering (IPO) SpaceX di bursa Nasdaq berlangsung mulus dan menjadi angin segar bagi pelaku pasar keuangan Amerika Serikat.

Keberhasilan debut perusahaan antariksa milik Elon Musk itu dinilai menjadi cetak biru baru bagi bursa dan perusahaan perdagangan yang tengah bersiap menghadapi IPO raksasa lain seperti OpenAI dan Anthropic pada tahun ini.

IPO SpaceX yang digelar pada Jumat (12/6/2026) mencatat sejarah sebagai penawaran saham terbesar di bursa Amerika Serikat, dengan nilai hampir tiga kali lipat lebih besar dibandingkan rekor IPO sebelumnya. Besarnya skala transaksi sempat memicu kekhawatiran pelaku pasar yang masih mengingat kegagalan debut saham Facebook pada 2012 akibat gangguan teknis.

Namun, sistem perdagangan di bank-bank penjamin emisi, bursa efek, market maker, lembaga kliring, hingga perusahaan infrastruktur pasar lainnya mampu menangani jutaan pesanan investor tanpa kendala berarti.

Chief Executive Officer (CEO) Stack Capital Group, Jeff Parks, mengatakan banyak pihak sempat mengkhawatirkan IPO SpaceX akan mengalami masalah serupa seperti Facebook lebih dari satu dekade lalu.

Baca Juga: Iran Umumkan Jadwal Prosesi Pemakaman Ali Khamenei, Berlangsung 4-9 Juli 2026

"Banyak orang kembali mengingat masa-masa Facebook dan bertanya apakah ini akan menjadi salah satu perusahaan seperti itu. Namun, saya benar-benar berpikir bank-bank di Amerika Serikat melakukan pekerjaan yang luar biasa, tim SpaceX juga melakukan pekerjaan yang sangat baik dalam menyampaikan cerita perusahaan ketika melakukan roadshow. Dan seperti yang bisa kita lihat, semuanya berjalan sangat lancar," ujar Parks.

Stack Capital sendiri mulai berinvestasi di SpaceX sejak 2021 dan kini hampir sepertiga portofolionya ditempatkan pada perusahaan tersebut.

Pernyataan Parks merujuk pada kekacauan saat IPO Facebook pada 2012, ketika gangguan teknis mengubah pencatatan saham bersejarah itu menjadi salah satu kegagalan perdagangan paling terkenal di Wall Street.

Insiden tersebut membuat investor dan broker berada dalam ketidakpastian selama berjam-jam serta menyebabkan market maker menanggung kerugian hingga ratusan juta dolar AS.

Menurut Citadel Securities, market maker ritel terbesar di Amerika Serikat, debut SpaceX menghasilkan aktivitas pesanan investor ritel tertinggi sepanjang sejarah lelang IPO. Juru bicara Citadel Securities menyebut perusahaan tersebut menangani sebagian besar pesanan investor ritel untuk saham SpaceX.

Dalam proses pembukaan perdagangan, Morgan Stanley yang bertindak sebagai agen stabilisasi memegang peran penting dalam memastikan peluncuran berjalan tertib di tengah permintaan investor yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Agen stabilisasi biasanya membeli saham di pasar terbuka untuk menopang harga apabila terjadi penurunan tajam pada hari pertama perdagangan.

Salah satu penjamin emisi utama yang mendampingi SpaceX, yang meminta identitasnya dirahasiakan karena sifat informasi yang masih sensitif, mengatakan IPO ini merupakan momen monumental bagi bursa maupun perbankan investasi sehingga harus berjalan tanpa kesalahan.

Sementara itu, platform perdagangan Charles Schwab mengungkapkan telah menerima lebih dari satu juta pesanan transaksi saham SpaceX hanya dalam beberapa jam pertama perdagangan, jumlah yang jauh lebih besar dibandingkan IPO-IPO sebelumnya.

Sebelumnya, Reuters melaporkan bahwa para trader, broker, dan operator bursa di Wall Street telah melakukan uji ketahanan sistem perdagangan selama beberapa pekan menjelang pelaksanaan IPO tersebut.

Kepala Riset dan Strategi Kuantitatif Horizon Investments, Mike Dickson, menilai kenaikan harga saham SpaceX berlangsung secara bertahap dan tidak melonjak drastis.

Baca Juga: Trump Sebut Kesepakatan AS-Iran Akan Ditandatangani Hari Minggu, Iran Belum Pastikan

"Harga saham SpaceX memang tidak naik dalam lonjakan besar, tetapi terus bergerak naik secara perlahan. Hal itu sebagian disebabkan oleh harga pembukaan yang lebih tenang dan lebih lembut dibandingkan ekspektasi banyak orang. Saya sedikit terkejut volatilitasnya tidak lebih tinggi, mengingat banyaknya berita mengenai kelebihan permintaan (oversubscription)," kata Dickson.

Peluncuran Berjalan Lancar

Dalam banyak IPO berukuran besar sebelumnya, pembukaan perdagangan sering mengalami penundaan karena bursa harus mencocokkan volume pesanan beli dan jual yang sangat besar sebelum menentukan harga pembukaan.

Untuk IPO SpaceX, saham mulai diperdagangkan sesaat sebelum tengah hari pada Jumat, relatif lebih cepat dibandingkan IPO Cerebras Systems maupun Quantinuum yang baru dibuka pada sore hari saat debut masing-masing.

Selain sempat muncul gangguan kecil pada perdagangan awal di platform Robinhood, Wall Street secara umum berhasil menghindari masalah teknis yang pernah membayangi IPO Facebook pada 2012. Kondisi ini disambut positif oleh Nasdaq, para market maker, maupun investor.

"Kami semua bekerja sama dengan sangat baik. Kami melakukan banyak persiapan bersama mitra-mitra perbankan kami. Kami memastikan terus berkomunikasi dengan seluruh perusahaan selama proses persiapan, dan hasilnya benar-benar berjalan tanpa cela," ujar CEO Nasdaq, Adena Friedman, dalam wawancara dengan CNBC pada Jumat.




TERBARU

[X]
×