kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Utang swasta China naik


Senin, 21 Maret 2016 / 08:00 WIB
Utang swasta China naik


Reporter: Yuwono Triatmodjo | Editor: Yudho Winarto

BEIJING. Utang korporasi China meningkat semakin tinggi. Gubernur People's Bank of China, bank sentral China, Zhou Xiaochuan mengatakan, China perlu menerbitkan regulasi untuk menjaga rasio leverage yang berlebihan terhadap mata uang asing.

"Pinjaman korporasi terhadap produk domestik bruto (PDB) sudah terlalu tinggi," ungkap Zhou seperti dikutip Bloomberg kemarin (20/3). Utang swasta negeri tembok raksasa saat ini menyentuh 160% dari PDB China.

Menurut Angel Gurria, Sekretaris Jenderal Organization for Economic Cooperation and Development  (OECD), sejumlah utang swasta China yang memiliki leverage tinggi ada di sektor semen, baja, batubara, dan kaca.

Salah satu upaya untuk menekan leverage, Zhou bilang, dengan memperkuat pasar modal China. Cara ini dinilai efektif untuk membantu pembiayaan emiten.

Meski begitu, Wakil Perdana Menteri China Zhang Gaoli memastikan tidak ada risiko sistemik pada utang korporasi. "Pemerintah telah menyiapkan antisipasi terhadap kemungkinan gejolak pasar saham, mata uang, obligasi, dan properti," ujar Zhang. 




TERBARU

[X]
×