kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.772.000   35.000   1,28%
  • USD/IDR 16.957   -16,00   -0,09%
  • IDX 9.010   -124,37   -1,36%
  • KOMPAS100 1.238   -17,33   -1,38%
  • LQ45 871   -12,96   -1,47%
  • ISSI 330   -4,30   -1,29%
  • IDX30 446   -8,42   -1,86%
  • IDXHIDIV20 522   -16,69   -3,10%
  • IDX80 137   -2,04   -1,46%
  • IDXV30 144   -4,36   -2,93%
  • IDXQ30 142   -3,40   -2,34%

Utang swasta China naik


Senin, 21 Maret 2016 / 08:00 WIB
Utang swasta China naik


Reporter: Yuwono Triatmodjo | Editor: Yudho Winarto

BEIJING. Utang korporasi China meningkat semakin tinggi. Gubernur People's Bank of China, bank sentral China, Zhou Xiaochuan mengatakan, China perlu menerbitkan regulasi untuk menjaga rasio leverage yang berlebihan terhadap mata uang asing.

"Pinjaman korporasi terhadap produk domestik bruto (PDB) sudah terlalu tinggi," ungkap Zhou seperti dikutip Bloomberg kemarin (20/3). Utang swasta negeri tembok raksasa saat ini menyentuh 160% dari PDB China.

Menurut Angel Gurria, Sekretaris Jenderal Organization for Economic Cooperation and Development  (OECD), sejumlah utang swasta China yang memiliki leverage tinggi ada di sektor semen, baja, batubara, dan kaca.

Salah satu upaya untuk menekan leverage, Zhou bilang, dengan memperkuat pasar modal China. Cara ini dinilai efektif untuk membantu pembiayaan emiten.

Meski begitu, Wakil Perdana Menteri China Zhang Gaoli memastikan tidak ada risiko sistemik pada utang korporasi. "Pemerintah telah menyiapkan antisipasi terhadap kemungkinan gejolak pasar saham, mata uang, obligasi, dan properti," ujar Zhang. 




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×