kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Video YouTube akan hadir tanpa iklan


Senin, 13 April 2015 / 17:47 WIB
ILUSTRASI. Indeks harga saham gabungan atau IHSG menunjukan penguatan di akhir perdagangan Selasa (31/10) ke level 6.752


Reporter: Merlina M. Barbara | Editor: Yudho Winarto

INGIN berselancar video di YouTube tanpa gangguan iklan? Yups, situs yang telah diakuisisi Google dengan harga fantastis US$ 1,65 miliar ini akan memberlakukan versi bebas iklan dari situs video mereka.

Namun ini bukan layanan gratis, anda harus bersiap merogoh kocek setiap bulannya untuk menikmati versi bebas iklan dari You Tube.

Walau belum secara resmi diumumkan, rencana ini mengundang pertanyaan besar apakah pembuat video turut mendapatkan keuntungan ekonomi dari layanan ini.

Seperti yang dilansir The Verge dalam laman CNN, pengunjung situs akan dikenakan biaya sekitar $ 10 sekali akses.

Sebagai situs video terbesar di dunia, You Tube telah mendatangkan keuntungan bagi sejumlah pembuat video bahkan di antara mereka ada yang telah menjadi bintang besar walaupun telah off dari YouTube.

Menurut Hank Green, salah satu pembuat video terkenal asal Amerika, tingkat rata-rata iklan di YouTube hanya $ 2 per seribu tampilan dan 55% akan diberikan kepada pencipta video.

Rencana layanan You Tube tanpa iklan sebenarnya bukan hal yang baru. Beberapa bulan yang lalu YouTube telah meluncurkan 'Music Key' sebuah situs musik berbayar di mana pelanggan dapat mengaksesnya tanpa gangguan iklan.

"You Tube saat ini memang didukung oleh iklan. Tetapi kami memiliki lebih dari 1 miliar pengguna yang pada titik tertentu, orang-orang ini tidak ingin melihat iklan.

Meskipun kami belum bisa mengomentari lebih jauh tapi kami ingin memberikan lebih banyak pilihan kepada pengguna untuk menikmati konten yang mereka gemari dan memberikan lebih banyak pencipta video kesempatan untuk memperoleh penghasilan. “Itulah prioritas utama kami," ujar Susan Wojcicki CEO YouTube.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×