kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR13.967
  • EMAS697.000 -0,71%
  • RD.SAHAM 0.53%
  • RD.CAMPURAN 0.27%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.13%

VW Beetle "Kodok" yang Terakhir Dilepas di Puebla, Meksiko


Jumat, 12 Juli 2019 / 08:44 WIB

VW Beetle
ILUSTRASI. Produksi terakhir VW Beetle

KONTAN.CO.ID - DW. Penghentian produksi Beetle di Meksiko mengakhiri sebuah "era penting" VW yang berlangsung selama lebih 7 dekade, kata raksasa mobil dari Jerman itu.

Jajaran direksi dan pekerja Volkswagen (VW) di Puebla, Meksiko, mengucapkan selamat jalan pada VW Beetle produksi terakhir mereka. Bettle didesain tahun 1997 menggantikan model VW kodok klasik.

Pabrik VW di Puebla, sebelah tenggara Mexico City, akan terus memproduksi model-model VW yang berbeda, termasuk Golf dan Jetta, sembari fokus pada kendaraan keluarga yang lebih besar dan listrik untuk Amerika Serikat.

Pada upacara pelepasan hari Rabu (10/7), Direktur Utama VW Meksiko Steffen Reiche mengatakan, sebuah era telah berakhir dari sebuah mobil yang telah "menaklukkan hati orang-orang dengan desain dan kualitas yang khusus."

"Hari ini adalah hari terakhir. Ini sangat emosional," katanya.

VW Kodok diciptakan di masa rejim NAZI Hitler

VW kodok pertama, dalam bahasa Jerman disebut VW "Käfer" (kumbang), dirancang tahun1930-an oleh tim desain yang dipimpin insinyur Ferdinand Porsche, yang ketika itu ditugasi Adolf Hitler. Nama Porsche sekarang dikenal sebagai merek mobil mewah.

Selama perang, VW banyak menggunakan tenaga kerja paksa di pbariknya di Wolfsburg. Setelah Perang Dunia II, ketika Jerman diduduki Sekutu, mobil itu diperbarui dan diproduksi secara massal. VW yang terkenal kuat mulai diekspor ke Amerika Serikat tahun 1949.

Seri Beetle atau "Käfer" diproduksi di Jerman sampai 1980-an, kemudian produksinya dipindahkan ke Amerika Selatan. Tahun 1997, pabrik di Pueblo, Meksiko, memulai produksi model penerus Beetle yang disebut New Beetle. Produk generasi kedua menyusul mulai tahun 2011.

Produk baru kurang memuaskan

Model-model baru itu ternyata kurang memuaskan pembeli.

"Model yang baru tidak kuat menanjak, dan yang lama bisa memanjat lereng mana pun tanpa masalah," kata pengemudi taksi Adrian Martinez pada acara pelepasan VW Beetle terakhir di Meksiko.

Mekanik Juan Jose Fragoso mengatakan, suku cadang untuk memperbaiki Beetles yang lebih tua sekarang telah menjadi "sangat langka," membuatnya tergantung pada mitra bisnis yang membeli dan membongkar mobil yang rusak atau sudah ditinggalkan.

Mobil VW Beetle biru metalik yang menjadi produksi terakhir tidak akan dijual, melainkan dipajang di di museum Volkswagen di Puebla


Sumber : DW.com
Editor: Sri Sayekti
Video Pilihan

TERBARU
Terpopuler
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Redaksi | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0017 || diagnostic_api_kanan = 0.0579 || diagnostic_web = 0.2825

Close [X]
×