kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.890   8,00   0,04%
  • IDX 6.302   -72,08   -1,13%
  • KOMPAS100 823   -12,50   -1,50%
  • LQ45 627   -6,68   -1,05%
  • ISSI 217   -3,15   -1,43%
  • IDX30 351   -3,41   -0,96%
  • IDXHIDIV20 427   -2,06   -0,48%
  • IDX80 94   -1,35   -1,41%
  • IDXV30 117   -1,05   -0,89%
  • IDXQ30 111   -0,62   -0,56%

Washington dan Beijing masih berselisih soal besaran pembelian produk pertanian AS


Jumat, 06 Desember 2019 / 07:58 WIB
ILUSTRASI. Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping. REUTERS/Kevin Lamarque


Sumber: CNBC,Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON/BEIJING. Wall Street Journal (WSJ) melaporkan, AS dan China masih berselisih paham soal besaran pembelian produk pertanian oleh China.

Melansir CNBC yang mengutip laporan WSJ, Presiden Donald Trump meminta China untuk membeli produk pertanian senilai US$ 40 miliar hingga US$ 50 miliar dalam setahun, yang secara signifikan lebih tinggi dari US$ 8,6 miliar yang dibeli Negeri Panda itu pada tahun lalu.

Sumber WSJ membisikkan, pemerintah AS juga menuntut agar China mengumumkan rencana pembeliannya secara terbuka dan mengatakan bahwa mereka tidak akan bergantung pada kondisi pasar atau kewajiban perdagangan China.

Baca Juga: Efek perang tarif, defisit neraca dagang AS turun ke level terendah

CNBC menulis, saat ini kedua negara sedang dalam pembicaraan untuk menyelesaikan apa yang disebut kesepakatan perdagangan fase pertama karena tarif 15% senilai US$ 165 miliar untuk barang-barang impor China akan dimulai pada 15 Desember.

Namun, mengutip Reuters, Presiden AS Donald Trump menegaskan bahwa pembicaraan perdagangan AS-China terus berjalan. Hal itu dia ungkapkan  bahkan ketika para pejabat China berpegang teguh pada persyaratan mereka bahwa pencabutan tarif merupakan bagian dari kesepakatan sementara untuk mengurangi eskalasi perang dagang antara kedua negara yang sudah berlangsung selama 17 bulan.

Baca Juga: China maintains tariffs must be reduced for phase one trade deal with U.S.

"Ini berjalan dengan sangat baik," kata Trump kepada wartawan ketika ditanya tentang perudingan dagang. Namun, awal pekan ini, Trump mengguncang pasar global ketika dia mengatakan kesepakatan mungkin harus menunggu sampai setelah pemilihan 2020.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×