kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.059.000   35.000   1,16%
  • USD/IDR 16.960   17,00   0,10%
  • IDX 7.586   -124,85   -1,62%
  • KOMPAS100 1.060   -17,16   -1,59%
  • LQ45 776   -11,77   -1,49%
  • ISSI 267   -5,67   -2,08%
  • IDX30 410   -8,94   -2,13%
  • IDXHIDIV20 507   -8,43   -1,64%
  • IDX80 119   -2,14   -1,77%
  • IDXV30 137   -1,76   -1,26%
  • IDXQ30 133   -2,57   -1,90%

Waspada, kata pakar: Virus corona di luar China baru awal wabah


Rabu, 12 Februari 2020 / 20:34 WIB
Waspada, kata pakar: Virus corona di luar China baru awal wabah
ILUSTRASI. Tentara baru Vietnam menggunakan masker pelindung saat menghadiri upacara di Hanoi, Vietnam, 11 Februari 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Wabah COVID-19 mungkin akan mencapai puncaknya di China bulan ini. Tetapi, di luar Tiongkok, virus corona baru awal dari epidemi dan kemungkinan akan menyebar.

Dale Fisher, Kepala Global Outbreak Alert & Response Network yang ada di bawah koordinasi Badan Kesehatan Dunia (WHO), mengatakan, "perjalanan waktu" COVID-19 mungkin benar.

"Cukup adil untuk mengatakan, itulah yang kami lihat," katanya kepada Reuters, Rabu (12/2). "Tapi, (virus) itu telah menyebar ke tempat-tempat lain, itu adalah awal wabah. Di Singapura, berada di awal wabah".

Baca Juga: Tambah tiga kasus baru virus corona, Singapura terbanyak di luar China

Singapura telah melaporkan 50 kasus terkonfirmasi virus corona baru, dengan tambahan tiga kasus hari ini, tertinggi di luar China. Termasuk, yang paling tinggi untuk kasus penularan lokal dari manusia ke manusia.

"Saya dengan sangat yakin mengatakan, pada akhirnya setiap negara akan memiliki kasus (terkonfirmasi COVID-19)," ujar Fisher yang juga pakar global tentang penyakit menular dan menambahkan, ada banyak penularan virus ini yang belum dipahami.




TERBARU

[X]
×