kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.679.000   50.000   1,90%
  • USD/IDR 17.939   -8,00   -0,04%
  • IDX 6.344   -7,43   -0,12%
  • KOMPAS100 833   -2,31   -0,28%
  • LQ45 631   -3,13   -0,49%
  • ISSI 219   -0,63   -0,29%
  • IDX30 354   -1,64   -0,46%
  • IDXHIDIV20 433   -1,50   -0,35%
  • IDX80 95   -0,31   -0,33%
  • IDXV30 120   -0,41   -0,34%
  • IDXQ30 113   -0,60   -0,53%

Waspada, kata pakar: Virus corona di luar China baru awal wabah


Rabu, 12 Februari 2020 / 20:34 WIB
ILUSTRASI. Tentara baru Vietnam menggunakan masker pelindung saat menghadiri upacara di Hanoi, Vietnam, 11 Februari 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Melansir Channelnewsasia.com, Kenneth Mak, Direktur Layanan Medis Kementerian Kesehatan Singapura, mengatakan, puncak wabah COVID-19 di negara lain akan terjadi setelah satu atau dua bulan dari puncak epidemi di China.

Baca Juga: PHRI: Ada penurunan kunjungan wisatawan 20%-30% gara-gara virus corona

Tapi, Fisher menegaskan, sangat tidak dibenarkan aksi panic buying terhadap barang-barang kebutuhan sehari-hari, seperti beras dan tisu toilet, yang terjadi di Singapura. "Tidak disarankan," tegasnya.

Pada Jumat (7/2) pekan lalu, Singapura menaikkan tingkat Kondisi Sistem Penanggulangan Penyakit (DORSCON) dari Kuning ke Oranye, yang mendorong tindakan pencegahan tambahan atas COVID-19.

Buntutnya, Korea Selatan dan Israel mengimbau warganya untuk menunda perjalanan ke Singapura. Sementara Indonesia dan Taiwan merekomendasikan tindakan pencegahan ketika mengunjungi negeri Merlion.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×