kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.565.000   4.000   0,16%
  • USD/IDR 18.034   74,00   0,41%
  • IDX 5.185   -678,68   -11,57%
  • KOMPAS100 658   -103,29   -13,57%
  • LQ45 509   -81,53   -13,82%
  • ISSI 179   -22,02   -10,93%
  • IDX30 284   -45,14   -13,73%
  • IDXHIDIV20 366   -56,36   -13,33%
  • IDX80 75   -11,86   -13,59%
  • IDXV30 102   -13,53   -11,68%
  • IDXQ30 93   -14,99   -13,88%

Waspada, kata pakar: Virus corona di luar China baru awal wabah


Rabu, 12 Februari 2020 / 20:34 WIB
ILUSTRASI. Tentara baru Vietnam menggunakan masker pelindung saat menghadiri upacara di Hanoi, Vietnam, 11 Februari 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Melansir Channelnewsasia.com, Kenneth Mak, Direktur Layanan Medis Kementerian Kesehatan Singapura, mengatakan, puncak wabah COVID-19 di negara lain akan terjadi setelah satu atau dua bulan dari puncak epidemi di China.

Baca Juga: PHRI: Ada penurunan kunjungan wisatawan 20%-30% gara-gara virus corona

Tapi, Fisher menegaskan, sangat tidak dibenarkan aksi panic buying terhadap barang-barang kebutuhan sehari-hari, seperti beras dan tisu toilet, yang terjadi di Singapura. "Tidak disarankan," tegasnya.

Pada Jumat (7/2) pekan lalu, Singapura menaikkan tingkat Kondisi Sistem Penanggulangan Penyakit (DORSCON) dari Kuning ke Oranye, yang mendorong tindakan pencegahan tambahan atas COVID-19.

Buntutnya, Korea Selatan dan Israel mengimbau warganya untuk menunda perjalanan ke Singapura. Sementara Indonesia dan Taiwan merekomendasikan tindakan pencegahan ketika mengunjungi negeri Merlion.




TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×