kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Waspada! WHO bilang, 40% penularan virus corona dari orang tanpa gejala


Rabu, 10 Juni 2020 / 14:47 WIB
ILUSTRASI. Logo di markas Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di Jenewa, Swiss, 22 November 2017.


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

"Itu berarti, Anda bisa berada di restoran dengan perasaan yang sangat baik dan mulai demam, Anda merasa baik-baik saja, Anda tidak berpikir untuk tinggal di rumah, tetapi saat itulah viral load Anda sebenarnya cukup tinggi," ujar Ryan.

"Karena penyakit itu bisa menyebar pada saat itu juga, sehingga penyakit itu sangat menular. Itulah sebabnya, penyakit itu menyebar ke seluruh dunia dengan cara yang tidak terkendali, karena sulit untuk menghentikan virus ini," imbuhnya.

Tetapi, beberapa negara telah menunjukkan, penularan virus corona bisa diturunkan. "Ke level yang dapat diterima atau bahkan ke level nol seperti Selandia Baru baru-baru ini memperlihatkannya," kata Ryan.

Baca Juga: WHO: Perokok tembakau dan sisha berisiko tinggi terkena Covid-19 

Liam Smeeth, profesor epidemiologi klinis di London School of Hygiene dan Tropical Medicine, menyebutkan, orang tanpa gejala, yang tidak pernah memiliki gejala klinis, seperti demam dan batuk, merupakan sumber infeksi yang penting bagi orang lain.

Menurut Smeeth dan para ahli lainnya, memahami risiko penularan di antara orang-orang dengan gejala ringan atau tanpa gejala sangat penting, karena banyak negara mulai mengurangi langkah-langkah penguncian atau pembatasan yang mereka lakukan.

"Ini memiliki implikasi penting untuk langkah, jejak, tindakan isolasi yang dilembagakan di banyak negara," kata Babak Javid,  konsultan penyakit menular dari Universitas Cambridge, seperti dilansir Reuters.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×