kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.531.000   5.000   0,20%
  • USD/IDR 18.178   19,00   0,10%
  • IDX 5.091   33,53   0,66%
  • KOMPAS100 657   5,58   0,86%
  • LQ45 518   2,70   0,52%
  • ISSI 170   0,69   0,41%
  • IDX30 291   1,17   0,40%
  • IDXHIDIV20 391   -0,37   -0,09%
  • IDX80 76   0,55   0,73%
  • IDXV30 109   0,07   0,07%
  • IDXQ30 98   -0,36   -0,37%

WHO serukan moratorium booster vaksin COVID-19, ini alasannya


Rabu, 04 Agustus 2021 / 21:46 WIB
ILUSTRASI. Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menghadiri konferensi pers tentang virus corona baru atau COVID-19 di Jenewa, Swiss, 24 Februari 2020. REUTERS/Denis Balibouse


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - JENEWA. Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO menyerukan moratorium booster vaksin COVID-19 hingga setidaknya akhir September nanti.

Langkah itu untuk memungkinkan setidaknya 10% dari populasi setiap negara divaksinasi, Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan pada Rabu (4 Agustus), seperti dikutip Reuters

"Saya memahami keprihatinan semua pemerintah untuk melindungi rakyatnya dari varian Delta. Tetapi, kami tidak bisa menerima negara-negara yang telah menggunakan sebagian besar pasokan vaksin global untuk menggunakan lebih banyak lagi," ujarnya.

Baca Juga: Peringatan WHO: Minggu ini, kasus COVID-19 global bisa melebihi 200 juta

Pekan lalu, Presiden Israel Isaac Herzog menerima suntikan ketiga vaksin virus corona, memulai kampanye untuk memberikan dosis booster kepada orang berusia di atas 60 tahun sebagai bagian dari upaya untuk memperlambat penyebaran varian Delta yang sangat menular.

Amerika Serikat pada Juli lalu menandatangani kesepakatan dengan Pfizer dan BioNTech untuk membeli 200 juta dosis vaksin COVID-19 tambahan untuk vaksinasi anak serta kemungkinan suntikan booster.

"Kita perlu fokus pada orang-orang yang paling rentan, paling berisiko terkena penyakit parah dan kematian, untuk mendapatkan dosis pertama dan kedua," kata Katherine O'Brien, Direktur Vaksin, Imunisasi, dan Biologi WHO, seperti dilansir Reuters.

Selanjutnya: WHO: Akan lebih banyak lagi varian lebih menular selama virus corona terus menyebar




TERBARU
11.11
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×