kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

WHO: Vaksin hanyalah salah satu bagian dari puzzle, jalan masih panjang


Sabtu, 27 Februari 2021 / 12:07 WIB
ILUSTRASI. Petugas melakukan penyuntikan vaksin Covid-19 kepada atlet di Istora Senayan, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Jumat (26/2/2021). KONTAN/Fransiskus Simbolon


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - JENEWA. Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan, vaksin virus corona telah memberi dunia harapan.

Tetapi, ia menegaskan, penting untuk semua pihak ingat bahwa vaksin saja tidak akan mengakhiri pandemi virus corona, yang sudah berlangsung hampir satu tahun.

WHO menetapkan status Covid-19 sebagai pandemi global pada 11 Maret 2020. 

"Vaksin hanyalah salah satu bagian dari puzzle. Kita juga harus terus memperluas akses ke diagnostik cepat, oksigen, dan deksametason," kata Tedros, seperti dikutip dari laman resmi WHO.

Dan, semua pihak harus terus menerapkan langkah-langkah kesehatan masyarakat yang telah terbukti berhasil digunakan oleh banyak negara untuk mencegah atau mengendalikan penularan virus corona.

Baca Juga: 6 Tempat dengan risiko tinggi penularan virus corona menurut WHO

Semua orang harus terus menghindari keramaian, menjaga jarak dan kebersihan tangan, serta memakai masker, di samping program yang kuat untuk menguji, melacak, mengisolasi, dan merawat.

"Seperti yang telah kita lihat, jika kita lengah terlalu cepat, jika kita terburu-buru membuka kembali ekonomi, dan mengesampingkan langkah-langkah kesehatan masyarakat, virus akan datang kembali," tegasnya.

"Kita tidak bisa terus bergerak dari penguncian ke penguncian, tersandung antara krisis dan kecerobohan. Virus ini tidak akan hilang secara tiba-tiba," sebut Tedros.

Dia mengingatkan, jalan masih panjang. "Banyak negara telah berhasil mencegah pandemi terburuk ini. Mengikuti langkah-langkah kesehatan masyarakat berhasil. Tidak ada jalan pintas," imbuhnya.

Selanjutnya: 5 Gejala virus corona yang parah menurut WHO, kenali!




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×