kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

WHO: Varian Omicron menggarisbawahi betapa berbahaya dan gentingnya situasi pandemi


Senin, 29 November 2021 / 21:01 WIB
WHO: Varian Omicron menggarisbawahi betapa berbahaya dan gentingnya situasi pandemi
ILUSTRASI. Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan, varian Omicron menunjukkan mengapa dunia membutuhkan kesepakatan baru tentang pandemi. Fabrice Coffrini/Pool via REUTERS.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

"Omicron memiliki jumlah mutasi lonjakan yang belum pernah terjadi sebelumnya, beberapa di antaranya mengkhawatirkan dampak potensialnya pada lintasan pandemi," kata WHO, seperti dikutip Reuters. 

"Risiko global secara keseluruhan terkait dengan varian baru yang menjadi perhatian Omicron dinilai sangat tinggi," sebut WHO.

Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk lebih memahami potensi varian Omicron untuk lolos dari perlindungan terhadap kekebalan yang disebabkan oleh vaksin dan infeksi sebelumnya. 

WHO menambahkan, lebih banyak data akan keluar dalam beberapa minggu mendatang. "Kasus dan infeksi Covid-19 diperkirakan terjadi pada orang yang divaksinasi, meskipun dalam proporsi yang kecil dan bisa diprediksi," tambahnya.




TERBARU

[X]
×