kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Wuhan masih dalam isolasi, warga: tolong pertemukan kami!


Sabtu, 22 Februari 2020 / 15:23 WIB
ILUSTRASI. An empty street is seen in Wuhan, Hubei province, China January 25, 2020, in this picture obtained from social media. Picture taken January 25, 2020. INSTAGRAM/EMILIA via REUTERS. THIS IMAGE HAS BEEN SUPPLIED BY A THIRD PARTY. MANDATORY CREDIT. NO RESALES


Reporter: Hasbi Maulana | Editor: Hasbi Maulana

Pemerintah Hubei merasa perlu untuk menunda jadwal "menghidupkan" kembali Wuhan karena berbagai pertimbangan.

Salah satu paling utama adalah pandangan bahwa saat ini upaya pencegahan dan pengendalian epidemi provinsi berada dalam periode paling kritis.

Memang, situasi epidemi sudah mulai berubah secara positif, tetapi situasi keseluruhan masih parah dan rumit, tulis Hubei Daily.

Baca Juga: Ini 8 negara yang laporkan kasus kematian akibat virus corona

Pada tahap awal, hanya perusahaan yang terlibat dalam memastikan pencegahan dan pengendalian wabah ini yang boleh beroperasi kembali. Begitu juga dengan perusahaan yang mengoperasikan fasilitas publik, seperti air, listrik, bahan-bakar, dan komunikasi.

Setelah itu baru akan tiba giliran perguruan tinggi, sekolah dasar dan menengah, sekolah kejuruan, sekolah teknik, dan taman kanak-kanak. Waktu spesifik akan ditentukan setelah evaluasi ilmiah berdasarkan pada pencegahan epidemi dan situasi kontrol, dan diumumkan kepada masyarakat sebelumnya.

Baca Juga: Virus corona menggila di Korea, harga emas hari ini cetak rekor tertinggi

Setelah Wuhan lepas dari isolasi, pemerintah berharap pendatang yang mengunjungi kerabat dan teman harus benar-benar mematuhi persyaratan pencegahan dan pengendalian epidemi.




TERBARU

[X]
×