kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.744   36,00   0,20%
  • IDX 6.502   -24,02   -0,37%
  • KOMPAS100 848   -1,25   -0,15%
  • LQ45 642   -2,64   -0,41%
  • ISSI 228   -0,01   0,00%
  • IDX30 359   -1,39   -0,39%
  • IDXHIDIV20 437   -0,21   -0,05%
  • IDX80 97   -0,26   -0,27%
  • IDXV30 121   0,35   0,29%
  • IDXQ30 114   -0,45   -0,40%

Yen Menguat, Toyota Berencana Pangkas Ongkos Produksi


Senin, 09 Agustus 2010 / 15:30 WIB


Reporter: Edy Can, | Editor: Edy Can

SAN ANTONIO. Eksportir mobil terbesar ke Amerika Serikat, Toyota Motor Corp. akan berusaha memangkas biaya produksi mobil berukuran kecil seperti Yaris dan Corolla. Pemangkasan biaya produksi ini akibat penguatan nilai tukar yen terhadap dolar AS.

"Dengan nilai tukar sekarang ini, bagi kami memproduksi mobil Corolla dan Yaris di Jepang dan mengekspornya ke Amerika tidak feasible," kata Executive Vice President Toyota Atsuhi Niimi.

Asal Anda tahu saja, nilai tukar yen menguat sebesar 3% terhadap 16 mata uang utama di dunia. Penguatan yen ini didorong kekhawatiran krisis utang di Eropa dan pemulihan ekonomi Amerika yang lamban.

Hari ini, yen diperdagangkan sebesar ¥ 85,42 per dolar AS. Nilai tukar ini sudah menguat 7% terhadap dolar sejak awal tahun dan 14% terhadap euro.

Bagaimana cara Toyota memangkas ongkos produksi itu masih belum jelas benar. Yang pasti, produsen mobil nomor satu di dunia ini sedang mengkaji rencana memproduksi mobil Yaris di Amerika Serikat. "Ini mungkin masalah yang harus kami atasi," lanjut Niimi.

Saat ini, Toyota mempunyai pabrik di Texas dan Kanada. Sementara pusat penjualannya berbasis di Torrance, California.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×