kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.713.000   -20.000   -0,73%
  • USD/IDR 17.959   -71,00   -0,39%
  • IDX 5.902   155,73   2,71%
  • KOMPAS100 783   23,11   3,04%
  • LQ45 589   20,16   3,54%
  • ISSI 202   4,81   2,44%
  • IDX30 335   12,48   3,87%
  • IDXHIDIV20 413   15,31   3,84%
  • IDX80 88   2,33   2,70%
  • IDXV30 111   2,33   2,15%
  • IDXQ30 108   3,73   3,59%

Yunani berencana borong dua lusin pesawat tempur F-35 dari AS


Kamis, 19 November 2020 / 09:30 WIB
ILUSTRASI. Lockheed Martin F-35 Lightning II.


Sumber: Sputnik News | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - ATHENA. Direktorat Jenderal Investasi dan Persenjataan Pertahanan Yunani dikabarkan telah mengajukan permohonan pembelian sekitar dua lusin pesawat tempur F-35 dari AS.

Permintaan ini muncul di tengah sengketa perbatasan zona ekonomi eksklusif (ZEE) di dekat pantai Siprus, yang melibatkan Yunani, Turki, dan Siprus sendiri.

Sputnik News mengabarkan bahwa kepala direktorat, Theodoros Lagios, mengirimkan surat permintaan kepada pemerintah AS mengenai pembelian 18 sampai 24 jet tempur F-35.

Baca Juga: Empat roket Katyusha menghantam zona hijau Baghdad, anak-anak jadi korban

Bukan cuma itu, Lagios juga dikabarkan meminta pihak Washington untuk memberikan tanggapan lebih cepat, dengan alasan bahwa Yunani kini membutuhkan jet tempur canggih secara mendesak.

"Melihat pengaturan fiskal internal dan aturan lain yang berlaku dalam anggaran Uni Eropa dan kerangka defisit, sangat penting bahwa F-35 pertama dikirim pada tahun 2021," ungkap Lagios dalam suratnya, seperti dikutip Sputnik News.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa pihak direktorat akan melakukan segala upaya untuk melaksanakan program pembelian dua lusin jet tempur yang ambisius tersebut.

Permintaan dua lusin F-35 ini muncul setelah Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis berencana membeli 18 unit jet tempur Dassault Rafale dari Prancis.

Baca Juga: Susul Rusia, Turki segera kirimkan pasukan penjaga perdamaian ke Azerbaijan




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×