Zoom kucurkan US$ 100 juta untuk diinvestasikan di aplikasi yang pakai teknologinya

Senin, 19 April 2021 | 20:58 WIB Sumber: Reuters
Zoom kucurkan US$ 100 juta untuk diinvestasikan di aplikasi yang pakai teknologinya

ILUSTRASI. Logo Zoom Video Communications. REUTERS/Carlo Allegri/File Photo


KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Zoom Video Communications Inc mengatakan telah mengalokasikan dana US$ 100 juta untuk diinvestasikan di perusahaan perangkat lunak pemula yang membangun aplikasi menggunakan teknologinya.

Mengutip Reuters, Senin (19/4), perusahaan konferensi video telah menjadi kebutuhan setiap rumah tangga selama pandemi karena bisnis dan sekolah bergeser ke platformnya, bersama dengan platform saingan seperti tim Microsoft Corps dan Cisco Systems Inc's Webex.

Chief Financial Officer Zoom Kelly Steckelberg mengatakan kepada Reuters bahwa dana tersebut akan dipakai untuk investasi antara US$ 250.000 dan US$ 2,5 juta ke dalam perusahaan yang membangun "Aplikasi Zoom" yang dihubungkan ke perangkat lunak konferensi video perusahaan untuk menambahkan fitur baru ke dalamnya.

Sementara perusahaan mapan seperti Salesforce.com Inc memiliki aplikasi Zoom yang dapat, misalnya, menampilkan informasi dari sistem perusahaan untuk diskusi selama rapat penjualan, Steckelberg mengatakan Zoom ingin mendorong pengembang untuk membuat fungsi baru seperti papan tulis digital untuk membuat sketsa ide. 

Baca Juga: Zoom incar dana US$ 1,75 miliar melalui penawaran saham kedua

Dia mengatakan bahwa dana tersebut juga akan terbuka untuk perusahaan seperti penyedia aplikasi telemedicine atau pembuat perangkat keras ruang konferensi yang ingin memanfaatkan sistem video berbasis cloud Zoom.

Steckelberg mengatakan dana tersebut akan dijalankan dari neraca Zoom, bukan sebagai entitas modal ventura mandiri, dan tidak akan berusaha untuk mengambil kursi dewan di perusahaan tempat mereka berinvestasi.

"Ini akan sangat membantu berinvestasi pada pengembang pada tahap awal dan mendapatkan daya tarik pasar lebih awal," katanya kepada Reuters dalam sebuah wawancara. 

"Ini pasti akan menjadi investor strategis."

Selanjutnya: Zoom to expand presence in Singapore with R&D centre, hire hundreds

 

Editor: Herlina Kartika Dewi

Terbaru